Gelombang Besar Hantam Klandasan

Ratusan Warga Mengungsi

2011-05-24  23:39:02

BALIKPAPAN, Sebagian masyarakat kota Balikpapan hari Minggu (22/5) lalu kaget dan ketakutan karena dikira akan terjadi tsunami setelah ombak cukup besar mencapai 3-4 meter menerjang sejumlah kawasan pemukiman wilayah Balikpapan Selatan, tepatnya pemukiman yang berada sepanjang pesisir Klandasan Kecamatan Balikpapan Selatan sekitar pukul 07.10 Wita.
Ombak yang menerjang kawasan pesisir di Kota Beriman hari Minggu pagi itu telah memporak-porandakan sebagian pemukiman warga setelah gelombang cukup tinggi menghantam wilayah pemukiman warga. Padahal hari itu hujan turun tidak terlalu deras, namun angin cukup kencang, dalam kondisi normal ketinggian ombak mencapai 0,75 meter, namun hari Minggu pagi itu mencapai 3-4 meter terutama dikawasan Klandasan, Balikpapan Selatan.
Sedikitnya ada sekitar 131 warga pesisir pantai Klandasan akhirnya memilih mengungsi untuk menghindari kembali terjadinya amukan ombak disertai angin kencang. Saat itu gelombang pasang menerjang dua RT masing-masing RT 04 dan RT 03 Klandasan Ulu, Balikpapan Selatan.
Ketua RT 04, Klandasan Jajudin mengatakan, dari hasil pendataan yang dilakukannya di dua RT, ada sebanyak 131 warga yang mengungsi setelah ombak setinggi 3 meter lebih menghantam kawasan pemukiman warga. Dari data sementara, 2 buah rumah yang kondisinya benar-benar parah sementara 13 rumah lain kerusakannya tergolong ringan.
Rumah penduduk yang sebagian berprofesi sebagai nelayan tampak porak poranda, karena bagian belakang dari rumah mereka yang terbuat dari kayu rusak dihantam gelombang pasang dan kerusakan terparah dialami warga yang bermukim di RT 03 Klandasan Ulu di wilayah ini terdapat rumah yang sama sekali tidak berbentuk, bahkan tersisa hanya pondasinya saja.
‘’Yang jelas, akibat hantaman ombak cukup besar yang datang mendadak itu ada 2 rumah rusak berat, penghuninya telah diungsikan ke rumah tetangga dan kerabat dekat, sementara ada juga sebagian warga yang memilih tinggal di tenda-tenda pengungsian,’’ kata Ketua RT, Jajudin.
Berdasarkan penjelasan sebagian warga, saat gelombang tinggi menerjang,  rumah dengan mudah dihantam gelombang pasang karena tidak adanya tanggul penahan ombak sementara rumah warga berada di bibir pantai yang jaraknya sangat dekat dengan air laut, yang dihantam tiang rumah sehingga membuat rumah menjadi miring dan sebagian nyaris roboh, terang Ahmad, salah satu warga yang ikut menjadi korban.
Fenomena tingginya gelombang ini sudah dirasakan warga sejak Sabtu (20/5) lalu, namun karena angin yang bertiup tidak terlalu kencang dan gelombang dianggap tidak berbahaya sehingga masyarakat masih tetap dirumah masing-masing namun dihari minggu pagi itu benar-benar menjadi peristiwa yang mengangetkan karena gelombang tinggi dating menghantam pemukiman, akhirnya warga berlarian menjauh dari pantai.
Zainal (40) merupakan warga Klandasan yang juga rumjahnya semnpat dihantam gelombang besar mengaku sangat kaget dan takut sehingga harus menyingkir agak jauh dari pantai sedangkan rumah kami mengalami kerusakan cukup vatal, apalagi rumah kami terbuat dari kayu hancur diterjang gelombang.
Ketika gelombang pasang menerjang, tutur Zainal, dia tengah mencoba menyelamatkan perahunya, karena posisi perahu berada tak kurang 20 meter dari rumahnya. "Pada saat berusaha membawa perahu itulah, gelombang tiba-tiba menghantam dan saya melihat dengan jelas gelombang itu datang, saat itu saya baru mau mengeluarkan perahu," terangnya. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...