Hendra Prasetya : Kaltim Perlu Tata Ruang Transportasi

2011-05-24  23:41:00

BALIKPAPAN, Pengamat sosial dan ekonomi Balikpapan, Hendra Prasetya mengatakan, pertumbuhan kendaraan di Kalimantan Timur khususnya di kota Balikpapan, Samarinda dan Bontang dalam satu tahun terakhir ini sangat luar biasa, sedangkan kondisi jalan yang ada sama sekali tidak ada peningkatan sehingga mulai menimbulkan kemacetan di sana-sini terutama untuk Balikpapan dan Samarinda.
Kondisi seperti ini tentunya perlu disikapi secara arif dan tidak perlu membatasi masuknya kendaraan-kendaraan baru kedaerah ini, sebaliknya pemerintah harus cepat membangun berbagai ruas jalan yang ada termasuk memperlebar badan jalan yang ada sehingga kemacetan bisa diatasi selain itu Kaltim saatnya memiliki tata ruang transportasi.
‘’Kami melihat kalau Kaltim khususnya beberapa kota lainnya seperti Balikpapan, Samarinda, Bontang mulai terjadi kemacetan dan ini hendaknya disikapi dengan cepat dan satu-satunya yang harus dilakukan oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kota/kabupaten adalah meningkatkan kualitas jalan dengan memperlebar badan jalan yang ada, membuka jalur baru serta memperlebar wilayah jangkau kendaraan khususnya angkutan kota (Angkot),’’ kata Dirut Kalmas Grup, Hendra Prasetya, ketika berbincang dengan media ini dikantornya jln Kol. Syarifuddin Yoes No. 1 Sepinggan Balikpapan, baru-baru ini.
Kalau mulai terjadi macet disejumlah titik dalam kota, kata dia, tentunya tidak boleh langsung menyalahkan jumlah kendaraan yang terus bertambah, namun harus melihat kalau dengan pertambahgan jumlah kendaraan itu menunjukkan kemajuan kota itu dan itu pula menunjukkan kalau tingkat ekonomi kota itu makin maju, sehingga solusi yang harus dilakukan adalah memperbaiki kondisi jalan yang ada.
Dia menyarakan pemprov dan pemkot/pemkab di daerah ini hendaknya memperhatikan adanya tata ruang transportasi, ini penting karena dengan tata ruang transportasi itu kita langsung mengetahui berapa jumlah ideal kendaraan disatu daerah dan jika pertumbuhan kendaraan terus melonjak itu berarti kehidupan kota semakin maju dan kita tidak boleh menyetop masuknya kendaraan-kendaraan dari luar namum kita bisa menangkap hal itu sebagai peluang.
‘’Ekonomi satu daerah makin maju jika tranmsportasi di kota itu lancar. Artinya, dengan adanya sarana transportasi baik laut, udara maupun darat menunjukkan kalau daerah ini sangat maju dan pemerintah harus cepat membangun sejumlah ruas jalan baru sehingga banyaknya kendaraan yang ada bisa tersebar dan tidak terfokus disatu ruas jalan saja,’’ ujarnya.
Kenapa tata ruang transportasi menjadi perlu, ini dikarenakan kemajuan kota itu terus berkembang, disisi lain jumlah penduduk juga akan ikut bertambah karena akan banyak warga pendatang yang ingin mendulang hidup dikota itu, tapi kalau kota itu sepi kendaraan maka dipastikan pertumbuhan ekonomi tidak terlalu membaik.
Menurut Hendra Prasetya, kendati tata ruang transportasi ada namun pemerintah dalamn hal ini Dinas Perhubungan tetap mengatur pergerakan kendaraan sehingga tidak menimbulkan masalah selain itu tata ruang transprtasi juga harus terpadu dengan daerah lain sebab tidak bisa satu kota hidup sendiri tanpa bergantung dengan kota atau daerah lainnya.
‘’Balikpapan maju karena tidak pernah membatasi kendaraan luar masuk kota ini terutama kendaraan pengangkut bahan-bahan kebutuhan pokok yang berasal dari luar Balikpapan, sama halnya dengan kota lainnya di Balikpapan, kita harus terbuka dengan daerah lain sehingga hubungan satu kota dengan lainnya bisa berjalan dengan baik dan sekaligus akan terjadi transaksi bisnis atau usaha,’’ ujarnya.
Hendra Prasetya juga menyinggung masalah pariwisata di Kaltim yang sangat banyak obyek wisatanya, namun tidak ada di Balikpapan tapi di luar Balikpapan seperti di Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), Kutai Timurt (Kutim) juga ada di Tarakan dan Malinau termasuk di Nunukan.
Balikpapan tidak memiliki obyek wisata yang unggul dan memiliki nilai jual, tapi hal itu ada di daerah lain, namun Balikpapan bisa mendapatkan bagian dari keunggulan daerah lain dengan membuka berbagai outlet berbagai obyek wisata yang ada di luar kota Balikpapan dan memiliki nilai jual tinggi.
‘’Kita harus bisa membuka outlet-outlet yang menampilkan beragam obyek wisata milik daerah lain sehingga ketika para wisatawan mendatangi Balikpapan dan berencana mengunjungi daerah-daerah yang memiliki obyek wisata handal, mereka sudah bisa melihat berbagai obyek wisata itu di Balikpapan dengan cara seperti itu maka terbuka peluang Balikpapan menangkap kesempatan itu menjadi pemadu wisata dan pasti para wisatawan akan kerasan tinggal di Balikpapan," urai Hendra.
Ditanya kalau di Balikpapan memiliki sejumlah obyek wisata menarik, Hendra mengakui hal itu, namun kalau bicara masalah kunjungan wisatawan luar negeri mereka itu ingin melihat dan menikmati yang namanya obyek wisata menantang atau adventure dan itu tidak ada di Balikpapan.
 ‘’Jangan bilang di Balikpapan ada obyek wisata belanja karena banyak mal, pantai dan teluk Balikpapan, Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW), penangkaran Beruang Madu, semua itu tidak menarik bagi  wisatawan asing kecuali wisatawan lokal,’’ terang Hendra.
Kita bisa soal wisata belanja, itu tidak menarik bagi wisatawan asing atau wisatawan dalam negeri yang berasal dari kotakota besar sebab dikota mereka mal-mal sudah berhamburan, olehnya mereka tidak akan tertarik mengunjungi mal yang ada karena bisa saja mal yang ada di negaranya atau dikotanya jauh lebih mewah dari mal yang ada di Balikpapan.  max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...