Harga Eceran Pertamax di Berau Rp 13 Ribu per Botol

2011-05-25  23:36:41

TANJUNG REDEB, Harga eceran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di Samarinda yang rata - rata mencapai Rp11 ribu per botol, yang dikeluhkan warga Samarinda mendapat tanggapan dari anggota DPRD Berau Kurniadi SH. Menurutnya, harga eceran Pertamax seperti itu masih murah, jika dibandingkan di Berau, yang mencapai antara  Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per botol.
Padahal, harga eceran Pertamax di pangkalan di Berau sudah ditetapkan Rp 10.750. Sementara ditingkat pengecer harga melambung tinggi tak terkendali. Lantaran minimnya penertiban di lapangan.
Harga sebesar itu pun masih  diragukan keasliannya oleh konsumen. Karena pertamax yang dijual pengecer ini warnanya biru pudar, tidak seperti aslinya biru agak gelap. “Jadi wajar lah kalau konsumen meragukan keasliannya, karena ada indikasi dicampur dengan bensin. Sehingga keuntungannya berlipat – lipat,” ujaranya.
Bagaimana tidak, harga bensin Rp 4.500 ribu perliter di SPBU, sementara kalau 60 persen bensin 40 persen nya pertamax, lalu dioplos  dijual sampai Rp 13 ribu per botol, sudah berapa keuntungan yang dikantongi pengecer.
Tapi yang lebih parahnya lagi, kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP P) ini,  menurut informasi untuk meyakinkan konsumen, ada pula yang dicampur oli samping yang warna biru, agar warnanya sama seperti yang asli.
“Kalau memang itu yang terjadi, itu sudah keterlaluan. Karena selain melanggar Undang - Undang Perlindungan Konsumen, juga merusak mesin kendaraan konsumen,” tegasnya.
Pasalnya, jika digunakan untuk kendaraan roda dua jenis 4 tak, maka efeknya ke mesin, dan itu pun tidak butuh lama, dalam hitungan hari saja mesin kendaraan terasa tidak seperti biasanya. Sebab, rekomendasi pabriknya, kendaran 4 tak ini tidak menggunakan oli samping.
“Kalau 2 tak sih nggak masalah. Karena harus pakai oli samping. Nah, kalau 4 tak, apa nggak rusak kena oli samping,” ujarnya.
Karena itu anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Berau ini memberikan apresiasi kepda jajaran Polres Berau, karena beberapa hari yang lalu berhasil meringkus pengecer peertamax oplosan dan penimbun BBM jenis premium.
Ia berharap razia ini terus dijalankan secara rutin, terutama terhadap pengecer yang dindiksi menjual pertamax oplosan, atau yang disebut- sebut “ bensin biru”. Sebab tidak menutup kemungkinan masih banyak beredar pertamax oplosan, mengingat bensin eceran nyaris tidak ada di pasaran. Sehingga kuat dugaan bensin itu untuk campuran pertamax. roz    

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...