Perkokoh Karakter NasionalismePeringatan Harkitnas ke-103 di Kukar
2011-05-25 00:25:15
TENGGARONG, Generasi muda harus terus meperkokoh karakter nasional yang merupakan jati diri bangsa demi menjaga nilai-nilai luhur dari pendahulu yang telah tertanam dalam semangat perjuangan kemerdekaan Indonesia. Generasi muda sebagai penentu eksistensi bangsa dimasa mendatang diharapkan dapat terus mempertahankan semangat persatuan dan kesatuan dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia INKRI), sehingga Bangsa Indonesia setidaknya dapat sejajar dengan negara maju lainnya. Pesan tertulis Ketua Umum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring itu disampaikan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari dalam acara peringatan Harkitnas ke-103 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kukar, Selasa (24/5). Karena tidak dilaksanakan secara serempak, peringatan Harkitnas di Kukar memang sedikit terlambat dibanding beberapa daerah lain, namun hal itu diharapkan tidak mengurangi makna dari peringatan Harkitnas itu sendiri. Peringatan Harkitnas dihadiri Muspida Kabupaten diantaranya Dandim 0906 Tenggarong, Kapolres Kukar, Asisten IV Setkab Kukar, Forum Koordinasi Daerah, pelajar dan sejumlah undangan lainnya. Peringatan Harkitnas tahun ini mengangkat tema "Dengan semangat hari kebangkitan nasional ke-103 tahun 2011, Kita wujudkan kebangsaan yang berkarekter, bersatu dan berdaya saing menuju masyarakat yang sejahtera". Oleh karena itulah, kata Bupati membacakan sambutan tertulis Ketum Harkitnas Tifatil Sembiring, dalam rangka tetap menjaga konsistensi nilai-nilai kebangsaan yang telah dirintis oleh para pendahulu, tentunya sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, kita tidak boleh lengah dan lupa akan makna hakiki nilai-nilai kebangsaan tersebut, khususnya dalam menyikapi dan menghadapi era perubahan dan kemajuan yang secara terus menerus akan terjadi. Lanjut Bupati, sejenak menengok ke belakang proses lahirnya pergerakan kebangkitan nasional, dimana perjuangan para pemuda masa itu dihadapkan pada berbagai situasi yang sangat kompleks. Faktor inilah yang mendorong motivasi dan tekad para pemuda untuk berjuang membangun bangsa yang berdaulad, melepaskan diri dari ketidak adilan dan tindakan semena-mena, serta cita-cita luhur mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Seiring dengan perjuangan itu, maka lahirlah pergerakan Budi Utomo yang mampu memicu munculnya organisasi pergerakan kaum muda, baik yang bersifat kedaerahan, politik, serikat pekerja, keagamaan, kewanitaan, dan kepemudaan serta berdiri organisas-organisasi kedaerahan lainnya. Dikatakan, peringatan Harkitnas yang ke 103 ini menjadi penting, karena nilai-nilai kebangsaan, nilai persatuan dan kesatuan, nilai kebersamaan yang telah dipelopori oleh para pendahulu kita melalui gerakan "Boedi Oetomo" harus dapat dijadikan energi bagi langkah-langkah perjuangan kedepan. Tidak hanya itu, lanjut Bupati, kesempatan ini juga sekaligus sebagai renungan dan evaluasi, sejauh mana semangat nasionalisme tersebut terimplementasi dalam setiap potensi, profesi, tugas dan tanggung jawab perilaku masing-masing individu warga negara Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. yd
|