Pengawasan Pertamina Dinilai LemahSoal Truk Pertamina Ketangkap Basah Sedang Ngoplos
2011-05-25 01:12:12
SAMARINDA, Pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh truk Pertamina di depan Depo Pertamina Jl Cendana yang terjadi 2 hari lalu mendapat reaksi sejumlah anggota DPRD Kota Samarinda. Kejadian ini sangat disayangkan dan bukti lemahnya pengawasan dari Pertamina. Anggota DPRD Kota Samarinda, dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), H Ishak Ibrahim Lc, sangat menyayangkan tindakan tersebut. "Kami sangat menyayangkan apa yang terjadi dalam pertengahan bulan ini. Itu bukti Pertamina tak becus bekerja ungkapan pertamina milin pengusaha sudah tak bisa dielakkan lagi," kata Ishak Ibrahim, Selasa (24/5). Menurutnya, pengawasan Pertamina sangat lemah. Apa yang terjadi di beberapa tempat, BBM di curi bukanlah isapan jempol. "Semestinya para direktur komisaris dan petinggi Pertamina lainnya turun gunung, bicara jelaskan mengapa BBM langka tapi nyatanya BBM mudah di curi. Jangan cuma bisa menyalahkan pengecer jalanan," ungkapnya. Bukti lain betapa Pertamina tak maksimal bekerja yakni kelangkaan BBM di sejumlah SPBU. Sementara BBM eceran ada dimana-mana dengan harga melangit. "Sekarang harga BBM tembus Rp 7 ribu sampai Rp10 ribu. Kalau sudah begini siapa tanggung jawab. Termasuk BBM dicuri pantas sekali di hukum seberat-beratnya karena dilakukan ditempat terbuka sampai terlihat wawali," katanya. "Terlalu bilamana Pertamina masih tidur dan menutup mata," imbuhnya. Sementara anggota DPRD Kota Samarinda dari F-PKS, H Nursobah S Kom M Kom, mengatakan keterlaluan pihak yang tega dengan hak-hak masyarakat telah dimanfaatkan segelintir org. Patut ditinjau semua pihak yang terlibat. Baik supir, pengusaha atau ada oknum lain yang teribat. "Ini bukti mental pihak-pihak tertentu sudah rusak karena mungkin tak ada contoh bagus dari yang lain. Sedihnya kita karena ini terjadi di ibukota sebagai parameter ekonomi Kaltim," katanya. Menurutnya, layak ditindak tegas agar tidak ada perulangan dalam pelayanan kepada masyarakat. Berikan punishmen dan pembelajaran meski tidak harus mematikan peluang dan kesempatan. "Sikap tegas dan persuasif Pemkot selama masa pemerintahan ini sudah sangat bagus. Lanjutkan dengan langkah tegas dan bijak. DPRD mendukung untuk Samarinda lebih baik, terkelola dan terjaminya layanan masyarakat," katanya. aon
|