Dua Kelurahan Segera Dibentuk

2011-05-26  00:23:01

Sangatta, Kabupaten Kutai Timur yang berusia 12 tahun pada Oktober mendatang, kini terus melakukan pembenahan secara struktur maupun kelembagaan. Dari 135 desa yang ada saat ini, dua diantaranya bakal dikembangkan menjadi kelurahan. Dua kelurahan itu berada di Kota Sangatta.
Pembentukan dua kelurahan dimaksud menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPMPD) Kutim Moch Erlyan Noor melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa (Pemdes) BPMPD Kutim, Rudi Baswan, sesuai Peraturan Bupati Perbup) nomor 47/2010. Dua kelurahan itu adalah Teluk Lingga dan Singa Geweh. Pihaknya  sedang mempersiapkan kelembangaannya dan mengusulkan personel yang akan mengisinya lembaga baru tersebut.
Hal itu diutarakan Rudi Baswan ketika tampil pada acara talkshow “Kutim Menyapa” Radio Kutim jalan Sulawesi, didampingi Kasubid Perangkat Desa Mohammad Rusdy, Selasa (24/5) kemarin. Keduanya memaparkan program pemerintahan desa dan perangkat desa di Kutim ke depan serta evaluasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Menurut Rudi, diharapkan dalam waktu yang tidak begitu lama, pembentukan kelurahan itu bisa terwujud sekaligus pengisian personel yang ada di lembaga baru dimaksud. “Kami sedang menggodok dan akan mengusulkan ke Baperjakat untuk dibahas masalah pengisian jabatan di dua kelurahan tersebut. Dengan adanya kelurahan ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik lagi di masa mendatang,” tambah Rudi.
Mengenai personel di dua desa yang bekal menjadi kelurahan itu, akan dibicarakan lagi apakah dimasukkan menjadi tenaga honor atau diberikan uang tali asih. Semuanya tentu memerlukan pembicaraan dengan pihak terkait dan kemudian diusulkan ke Bupati Kutim selaku pimpinan tertinggi di daerah ini. Saat ini pihaknya sedang membuat telaahan staf untuk hal tersebut. Sedangkan untuk kepala desa (kades) yang ada, akan diusulkan diberikan uang tali asih sesuai aturan.
Saat ini tambah Rusdy, pihaknya juga terus melaksanakan peningkatan kapasitas bagi perangkat desa di seluruh Kutim. Hal ini dimaksudkan kualitas sumber daya manusia di setiap desa bisa lebih baik lagi ke depan.
Terutama menyangkut pengelolaan keuangan desa, akan dilaksanakan pelatihan bagi perangkat desa. Karena ada aplikasi baru, tentunya pelatihan ini bisa diikuti perangkat desa, setidaknya bendahara dan sekretaris desa (sekdes) bisa ikut.
“Mekanismenya akan kita atur dengan baik. Misalnya dibagi per angkatan, sehingga tidak semuanya ikut secara serentak, namun terbagi dalam berbagai gelombang,” kata Rudi maupun Rusdy.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh perangkat desa, untuk terus belajar dan belajar. Sehingga dalam membuat laporan pertanggungjawaban bisa lebih baik lagi ke depan. Jika masih belum memahami, bisa bertanya dengan pihak kecamatan atau ke tingkat kabupatan apabila terdesak. ***

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...