PASIAD Turki Kunjungi KaltimTawarkan Sekolah Bertaraf Internasional
2011-05-30 05:52:41
SAMARINDA, Untuk mendukung peningkatan kualitas mutu pendidikan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) di Kaltim. Yayasan Pacific Countries Social and Economic Solidarity Association (PASIAD) asal Turki untuk Indonesia berkunjung ke Kaltim. Tujuannya, untuk menawarkan program pendidikan SBI di Kaltim. Dalam kunjungan tersebut manajemen Yayasan PASIAD diterima langsung Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Farid Wadjdy yang juga di dampingi Asisten III Setprov Kaltim H Sutarnyoto dan Kadisdik Kaltim H Musyahrim MM akhir pekan lalu. Farid Wadjdy menyatakan sangat menaruh harapan agar Yayasan PASIAD Indonesia mendirikan sekolah di Kaltim, untuk menunjang upaya peningkatan sumber daya manusia di daerah ini melalui jalur pendidikan. “Kami berharap PASIAD mendirikan sekolah di Kaltim, seperti yang dilakukan pada sejumlah wilayah, antara lain Semarang, Bandung dan Aceh,” ucap Farid saat menerima kunjungan Ketua Yayasan PASIAD Indonesia, Ahmet Tahsin di ruang kerjanya, Jumat(27/5). Dikatakannya, saat ini Pemprov Kaltim menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas pembangunan. Sebab, tidak selamanya bertumpu pada kekayaan alam yang pada akhirnya habis. Pemprov, melalui Dinas Pendidikan juga mengirim pelajar ke sekolah-sekolah maju di luar Kaltim. “Selain memberikan beasiswa kepada pelajar di Kaltim, Pemprov juga memberi beasiswa kepada mahasiswa yang melanjutkan studi ke luar negeri, yakni Mesir maupun Yaman,” ujarnya. Ia juga berharap pelajar Kaltim yang menempuh pendidikan pada sekolah di bawah naungan atau binaan PASIAD, nantinya dapat melanjutkan jenjang selanjutnya ke Turki. “Karena Turki mempunyai sarana dan prasarana pendidikan sangat baik, terlebih Turki dikenal mempunyai peradaban lebih maju, tentunya ini akan semakin menambah wawasan mereka” jelasnya Sementara itu, Kepala Yayasan PASIAD Indonesia Ahmet Tahsin melalui General Manajer Sekolah Semesta Omer Demir menyambut baik tawaran membuka sekolah di Kaltim. Karena, Kaltim dinilai mempunyai kepedulian tinggi terhadap pendidikan. “Rencana ini, tentu kita sambut baik, namun tentu masih kita bicarakan lebih lanjut, untuk sementara, saat ini kita bekerjasama dengan sekolah di Kaltim melalui Dinas Pendidikan,” jelasnya. PASIAD adalah asosiasi solidaritas sosial untuk negara-negara Pasifik, sebuah lembaga masyarakat Turki yang secara khusus melakukan kerjasama dengan pemerintah Indonesia. PASIAD bergerak di bidang pendidikan dan sosial. Beberapa sekolah unggulan nasional di Indonesia didukung oleh manajemen dan tenaga-tenaga pengajar dari PASIAD. Misalnya SMA Pribadi Bandung, SMP-SMA Semesta Semarang, SD-SMP-SMA Kharisma Bangsa Jakarta, SMP-SMA Fatih Aceh dan SMP-SMA Sragen. Saat ini ada 60 pelajar Kaltim mendapat beasiswa penuh pada sekolah di bawah yayasan PASIAD.mar
|