MTQ Pelajar Kembali Digelar2011-05-31 23:21:30
SAMARINDA,Sudah ketujuh kalinya di Kota Samarinda dilaksanakan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat pelajar mulai SD, SMP. SMA dan SMK. Kegiatan MTQ Pelajar tahun 2011 ini berlangsung mulai Senin (30/5) hingga 2 Juni 2011 mendatang di SMPN 4 Jl Ir H Juanda Samarinda. Mewakili Walikota Samarinda, Asisten III H Ridwan Tassa saat membuka kegiatan keagamaan bagi kalangan pelajar ini menyambut gembira atas terlaksananya kembali kegiatan tersebut, terlebih bila melihat banyaknya dukungan semua pihak yang begitu antusias dalam ikut mensukseskan penyelenggaraannya baik berupa partisifasi penyediaan sejumlah hadiah maupun dalam bentuk perhatian lainnya. ”Ini patut diapresiasi karena sudah merupakan suatu bukti tingginya tingkat kepedulian kita bersama terhadap pentingnya pembekalan ilmu pengetahuan, agama khususnya bagi kalangan anak-anak kita semua,”ungkap Ridwan. Untuk itu sebagai bukti penghargaan atas adanya kerja keras khususnya bagi pihak sekolah umum dalam menggalakkan kegiatan keagamaan pada kegiatan jam belajar mengajar di sekolah maka saat ini menurut Asisten III pemerintah dalam hal ini Walikota dan Wakil Walikota akan memberikan penghargaan khusus. ”Sekolah umum berbasis agama dalam arti dimana dalam kesehariannya di sekolah tersebut dilaksanakan kegiatan keagamaan, seperti membaca Al Qur’an atau shalat Dhuha sebelum jam pelajaran, kenapa harus sekolah umum karena kalau sekolah agama memang sudah sepatutnya kegiatan tersebut dilaksanakan di sekolah tersebut,” tandasnya. Sementara itu terkait dengan pelaksanaan MTQ kali ini, ketua Panitia H Said Kadir menyebut diikuti sebanyak 671 orang peserta, dengan 7 bidang lomba yaitu MTQ, Cerdas Cermat, Pidato Keagamaan, Nasyid, Khotbah, Kaligrafi dan Maulid Habsyi. ”Piala yang diperebutkan masing-masing piala Walikota untuk tingkat SMP dan SMA/SMK, dan Piala Wakil Walikota untuk Tk. SD,” katanya. Tidak berbeda dari sebelumnya menurut Said Kadir tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah dalam rangka memotivasi sekolah maupun pelajarnya untuk lebih meningkatkan kemampuan dan kecerdasan khususnya dalam bidang keagamaan. ”Karena sepanjang yang kami amati siswa yang memiliki prestasi dalam bidang keagamaan akan memiliki pula kemampuan yang menonjol dalam bidang pengetahuan umum, hal ini bisa dimaklumi sebab kecerdasan agama pasti akan berimbas pada tingkat kecerdasan akhlak, moral maupun kepribadian yang pada akhirnya berpengaruh pula pada kecerdasan intelektual,” tegas Kadir.john
|