Dilantik Jadi Bupati M Basri Mundur dari TNI-ADGubernur Pesan Lanjutkan Pembangunan Nunukan
2011-06-01 06:31:18
NUNUKAN, Gubernur Kalimantan Timur, Awang Farouk Ishak, mengatakan pembangunan di Kabupaten Nunukan hendaknya terus dilakukan dan kepada bupati terpilih, Muhammad Basri dan Wabup Asma Gani, harus melanjutkan sejumlah pembangunan yang belum tuntas ketika dipimpin bupati dan wakil bupati pendahulu. Nunukan yang juga nantinya menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) hendaknya terus berbenah diri, kembangkan potensi yang ada sehingga kabupaten Nunukan akan lebih maju dari daerah lain termasuk ketika nanti Kaltara terbentuk yang diperkirakan akhir tahun ini atau awal tahun depan sudah ada Provinsi Kaltara. Kalimantan Timur terbilang sangat luas dan kaya akan sumber daya alam, namun kenyataan masih cukup banyak warga kita yang masikh berstatus pengangguran karena tidak mendapatkan pekerjaan tetap. Disamping itu, jumlah warga miskin juga masih terbilang cukup besar. "Untuk itu kiranya pak Bupati dan ibu Wakil Bupati Nunukan bisa membuka kesempatan kerja kepada banyak warga Nunukan," pinta Gubernur. Pesan Gubernur, sebagai daerah yang berbatasan dengan Negara tetangga Sabah, Malaysia Timur, hendaknya Pemkab Nunukan bisa bekerja lebih cepat lagi untuk membuka jalan-jalan penghubung dari satu desa ke desa lainnya atau dari satu desa ke kecamatan, karena selama ini masih cukup banyak warga Nunukan khususnya di Kecamatan Krayan harus bepergian hanya untuk menjual hasil pertanian mereka ke Negara Jiran, tapi itu kenyataan karena belum memiliki infrastruktur yang memadai seperti jalan. "Jadilah pemimpin yang bertanggung jawab, karena masyarakat menunggu gebrakan bupati dan wakil bupati Nunukan yang baru dilantik untuk membawa Nunukan majadi sejahtera dan maju, untuk mewujudkan keinginan itu tentunya kita harus bekerjasam dengan berbagai pihak teramsuk dengan masyarakat,’’ ujar Awang Farouk Ishak. Hadir saat pelantikan bupati dan wakil bupati Nunukan, seklain Gubernur Kaltim, bupati dan walikota se Kaltim, Mispida Nunukan, Danlanal Tarakan, Kasdim 0911/Nunukan, camat dan lurah serta kepala desa se Nunukan, tokoh masyarakat, pimpinan parpol pendukung pasangan bupati dan wakil bupati Nunukan, tokoh wanita, pengurus sejumlah LSM, Kepala-kepala sekolah SD, SMP dan SMA/SMK dan anggota PD PKK Nunukan. Sebelumnya, Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan, Letkol Inf M Basri kepada media ini menyatakan siap mundur dari jabatannya sebagai Dandim 0911/Nunukan dan ini tentunya sebagai konsekuensi pencalonannya sebagai Calon Bupati Nunukan berpasangan dengan Hj Asma Gani, untuk periode 2011-2016, yang kemarin dilantik sebagai Bupati dan Wabup Nunukan oleh Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak di Gedung DPRD Nunukan. Sebelum pelantikan, perwira TNI-AD dengan pangkat dua melati yang keseharain menjabat sebagai Dandim 0911/Nunukan mengatakan sudah mempertimbangkan secara matang jika dipercayakan memimpin Nunukan maka akan mengundurkan diri dari TNI-AD dan akan vokus memimpin Nunukan bersama Hj Asma Gani. Kepada wartawan, Dandim 0911/Nunukan yang kini resmi menjabat Bupati Nunukan mengakui kalau sejak pendaftaran awal sudah bertekad untuk memimpin Nunukan dengan segala konsekwensinya, termasuk keanggotaan sebagai TNI-AD Mantan Dandim 0911/Nunukan ini mengaku kalau pencalonan sebagai calon bupati Nunukan sudah didukung tiga partai politik (Parpol) terdiri dari PKS, PDIP dan Partai Gerindra sehingga kami bertekad kalau mengundurkan diri sebagai TNI-AD sudah komitmen. Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan direncanakan pkl. 10.00 Wita namun Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak baru tiba di Nunukan pkl. 10.20 Wita, sehingga pelantikan baru dilaksanakan pkl. 10.30 Wita di Gedung DPRD Nunukan sekaligus rapat paripurna terbuka pelantikan Bupati-Wakil Bupati Nunukan 2011-2016. Untuk diketahui, Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak, Senin (30/5)sore baru menuju Tarakan dan bermalam di Tarakan, selanjutnya melakukan perjalanan lagi ke Nunukan untuk memimpinpelantikan bupati dan wakil bupati Nunukan, Selasa (31/5). Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nunukan HM Jafar mengatakan, Gubernur Kaltim begitu tiba di Nunukan dari Tarakan langsung ke Gedung DPRD dan ditempat itu beristirahat sejenak kemudian langsung memimpin pelantikan. Sumber resmi di Pemkab Nunukan mengatakan ada kabar akan terjadi kekacauan dan aksi kerusuhan saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan dari kelompok massa tertentu. Namun telah diantisipasi pihak Polres Nunukan yang menurunkan sedikitnya 869 anggota terdiri dari satuan Polres Nunukan dan Brimob Polda Kaltim. Wakapolres Nunukan Kompol Sebpril Sesa, mantan Kasat KP3 Pelabuhan Semayang Balikpapan mengatakan, ada isu atau tidak kita tetap antisipasi, "Kita berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kenyamanan saat pemilukada berlangsung, untuk itu satuan Brimob Polda Kaltim siap mendukung pengamanan yang dilakukan oleh jajaran Polres Nunukan," terangnya. Kapolres Nunukan, AKBP RP Argo Yuwono mengatakan, untuk pelaksanaan rangkaian pelantikan hari ini pihaknya menerjunkan 926 aparat gabungan dari Polri, Dinas Perhubungan, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja Nunukan serta Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebaran ditambah personil dari Dinas Kesehatan. “Untuk personil kita tempatkan di titik-titik padat warga seperti di Gedung DPRD Nunukan, jalan-jalan dan tempat yang banyak aktivitas manusia," ujarnya. Demi kelancaran pelantikan anggota menutup satu lajur jalan mulai dari Simpang Kadir atau sekitar dua kilometer dari tempat pelaksanaan acara dan di jalan yang tertutup itu, bersiap siaga ratusan personil Polri lengkap dengan peralatan anti huru hara. max
|