Warga Keluhkan Kursus Hipnotis dan Jalan Rusak2011-06-01 06:37:10
SAMARINDA, Dalam perjalanan reses yang dilakukan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, H Shak Ibrahim Lc MH, di Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda Seberang, kali ini warga banyak warga mengeluhkan dan meresahkan beredarnya kursus hipnotis di kota Samarinda. Jangan sampai nanti makin maraknya masyarakat yang mengikuti kursus hipnotis ini nantinya menjadi makin banyak tindak kejahatan. Anggota DPRD Samarinda H Shak Ibrahim mengatakan, demi menjaga kondusif dan kenyamanan di Kota Samarinda dalam hal memberantas tindak kejahatan baik itu dengan cara apapun diharapkan pihak Kepolisisan harus waspada dan mengkroscek terkait beredarnya kursus hipnotis tersebut. Jangan sampai nanti makin banyak masyarakat tergiur oleh kursus hipnotis ini untuk dijadikan tindak kejahatan. "Kami mengharapkan pihak polisi perlu memanggil orang terkait, karena dalam segala hitungan kemungkinan digunakan untuk yang negatif sangat besar," kata Ishak Ibrahim, Selasa (31/5) kemarin. Dalam keterangannya, Ishak Ibrahim, mengemukakan beberapa malam lalu warga menyebutkan beberapa korban hipnotis di Kota Samarinda. "Bila sudah demikian, siapa yang akan bertanggung jawab. Dalam hal ini, pihak polisi perlu bertindak tegas agar korban tidak berjatuhan lebih banyak lagi," ungkapnya. Selain masalah kursus hipnotis warga juga banyak mengeluhkan banyaknya jalan yang rusak. Pemkot perlu merespon semua ini dengan cepat. "Salah seorang rekan polisi saja berkomentar, tidak sedikit lakalantas di jalan raya dalam kajian kepolisian di sebabkan jalan berlobang," katanya. "Ada yang mati dalam kecelakaan tersebut, ada pula yang dirawat di rumah sakit. Bila ini terjadi dimana lagi dan kemana lagi kami minta tanggung jawab Pemkot," katanya. Dia mengatakan, melalui media ini harapannya agar Pemkot bisa tanggap terhadap persoalan Samarinda ini. "Kami berharap agar Pemkot mengakomodir beberapa hal yang menjadi keluhan masyarakat," pungkasnya. aon
|