Pembunuhan Satpam Mesti Jadi Perhatian Pengusaha2011-06-07 23:41:16
SAMARINDA, Terbunuhnya Abdul Rahim (30) petugas satuan pengamanan perusahaan pembiayaan ACC di gudang penyimpanan kendaraan di Jl PM Noor Samarinda harus menjadi perhatian para pengusaha di Kaltim. Terbunuhnya Abdul Rahim memang tidak membuat pengusaha merugi, karena tidak ada barang perusahaan yang hilang, namun terbunuhnya Abdul Rahim adalah bukti komitmen Rahim dalam mengamankan aset perusahaan. Hal ini diungkapkan Kabag Binmas Polresta Samarinda Kompol Drs Musrifin Umar kepada wartawan diruang kerjanya Senin (6/6) kemarin. Apa yang menimpa Abdul Rahim yang tercatat sebagai anggota binaan Satuan Binmas Polresta Samarinda, Musrifin mengaku prihatin. "Pihak perusahaan harusnya tidak menugaskan Abdul Rahim seorang diri, apalagi saat bertugas siang hari, ini jelas kelalaiaan perusahaan. Apapun alasanya dalam protap pengamanan setiap pengamanan harusnya penjagaan malam harus lebih ketat dari penjagaan siang hari. Kalau siang hari bisa saja satu orang petugas, tapi kalau malam harusnya dua orang. Dan, apapun alasanya penempatan satu orang petugas keamanan pada malam hari adalah salah, " kata Musrifin. Jika 2 orang petugas, lanjutnya minimal jika ada satu kejadiaan seperti yang menimpa Rahim, satu orang penjaga lainnya bisa meminta bantuan warga. Atas apa yang telah menimpa Rahim Musrifin mengharapkan agar kasus ini menjadi pelajaran bagi pengusaha lainnya agar bisa lebih hati hati dan menempatkan petugas sesuai protap pengamanan untuk menjaga aset perusahaan mereka. "Tempatkan minimal 2 orang petugas pengamanan atau meminta petugas kepolisian untuk mengecek kantor mereka atau gudang jika memang diperlukan," kata Musrifin. Sebelumnya Abdul Rahim warga jalan selamet riyadi gg 4 rt 33 no 29, ditemukan telah menjadi mayat pada minggu (5/6) lalu. Korban ditemukan Suriansyah petugas keamanan gudang ACC yang berniat menggantikanya pada pukul 8.00 Wita. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke petugas kepolisian Polresta Samarinda, dan untuk mengetahui prenyebab kematian jenazah A Rahim dibawa ke kamar jenazah RSU AW Syahranie untuk dilakukan untuk autopsi. Sementara itu sepeda motor, Hand Phone dan dompet korban dibawa lari pelaku. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...