PKL Citra Niaga Mau Ditata Tanpa Digusur2011-06-07 00:06:06
SAMARINDA,Sejumlah perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) Citra Niaga Jl Niaga Selatan kembali berkomentar soal rencana penataan kawasan Citra Niaga yang diwacanakan Pemkot Samarinda. Dimana Pemkot berencana memindahkan PKL ke Stadion Segiri. Menurut Ketua Forum PKL Citra Niaga Selatan (FBPKLCNS) Sugianto bahwa PKL bukan tak mau untuk diatur ataupun dibina. Hanya saja, diminta agar penataan yang dilakukan tidak sampai mengorbankan mereka beserta seluruh keluarga. "Kami semua ada 300 orang mau diapakan kami kalau disuruh pindah. Karena ke Stadion Segiri itu pastinya sepi dan sudah tentu kami kehilangan pelanggan. Bagaimana pun juga, keberadaan kami tetap harus menjadi bagian dari kawasan Citra Niaga," kata Sugianto, Senin (6/6), saat di kawasan Citra Niaga. Mereka juga tak mau disebut mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta membuat kumuh pemandangan kota. Pasalnya, mereka mengaku selalu memperhatikan masalah kebersihan. Bahkan tiap Jumat awal bulan, diadakan kerja bakti rutin. "Jadi intinya kami siap untuk diatur. Asalkan tidak sampai merugikan kami. Karena ada perjanjian dengan DPRD 2008 lalu. Kalau sudah ada tempat alternatif, tidak sampai merugikan salah satu pihak," ujarnya. Pada waktu lalu para PKL ini masih memegang isi surat perjanjian dimaksud oleh DPRD. Dalam hal inilah para PKL Citra Niaga ini menuntut agar bisa diwujutkan sesuai perjanjian yang sebelumnya sudah dibuat. Sebenarnya kata sugianto, mereka siap untuk ditata. Asalkan tidak sampai dengan menggusur dan merusak. Oleh karena itu mereka bersedia untuk duduk satu meja membicarakan masalah tersebut. "Kami memang belum ada kesepakatan soal menyetujui opsi yang ditawarkan Pemkot itu ataukah tidak. Kecuali kalau ada perjanjian hitam di atas putih bahwa kami akan diakomodir setelah selesai ditata. Mungkin bisa kami pertimbangkan kembali," katanya. Sementara Wakil Ketua FBPKLCNS Dimi Clakosta mengatakan, sebenarnya kami juga mempertanyakan penataan yang harus memindahkan mereka. Pasalnya, ia menyebut ada banyak penataan pasar yang tidak harus dengan merelokasi PKL. "Kalau kami dianggap biangnya macet, tidak masalah dirundingkan kembali supaya kami bisa mundur satu meter dari badan jalan. Asalkan kami jangan dulu digusur sebelum ada kejelasan," kata Dimi. Dalam hal penataan PKL di Jl Citra Niaga Selatan pihak PKL meminta solusi yang dimana tidak membuat para pedagang ini kehilangan tempat untuk mencari nafkah bagi keluarga mereka. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...