Berau Coal Diminta Tingkatkan Kontribusi Bagi Daerah2011-06-07 01:41:54
TANJUNG REDEB, Setelah 28 tahun beroperasi di Kabupaten Berau disektor pertambangan, PT Berau Coal diminta menunjukan peningkatan kontribusi bagi pembangunan daerah. Permintaan itu disampaikan Bupati Berau H Makmur HAPK dihadapan jajaran petinggi BC dalam acara silaturahmi BC, Pemkab Berau dan tokoh-tokoh masyarakat di Ball Room Hotel Bumi Segah, Senin (6/5). Bukan datar, melainkan peningkatan yang harus ditunjukan sebagai bentuk partisipasi terhadap kesejahteraan masyarakat Berau keseluruhan. “Ini harus jadi catatan, dan perlu dipahami pula oleh seluruh masyarakat khususnya warga lingkar tambang, ini tugas camat-camatnya,bahwa perusahaan yang ada bukan hanya untuk mensejahterakan masyarakat lingkar tambang tapi seluruhnya,” ujar Bupati. Sebab, aku bupati, masyarakat kampung lain terutama di hulu juga memiliki potensi yang sama untuk ditambang, namun berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan. Merekalah yang diminta Bupati agar masuk dalam pelukan BC juga perusahaan lainnya. Bupati menilai dalam 7 tahun terakhir partisipasi BC terhadap pembangunan Berau cukup baik. Namun hal itu diminta untuk ditingkatkan dan diselaraskan dengan arah pembangunan Berau yang terendap pada kewenangan Corporate Sosial Responcibility (CSR) BC. “kkami berupaya menjangkau warga-warga yang tidak terjangkau oleh perusahaan dan kami berharap kedepan mereka juga bisa menjadi bagian dari perhatian Berau Coal,” sambung Bupati. BC ditekankan Bupati agar mampu merangkul masyarakat Berau dalam program peningkatan kesejahteraan yang dilakukan diberbagai sektor. Komitmen BC untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) dinilai sangat baik, namun hal itu juga diminta agar diseimbangkan dengan penyerapan tenaga kerja local. “Saat ini ada 10 persen pencari kerja yang belum terserap, harapkan kami ini bisa diserap baik melalui Berau Coal atau sub kontraktornya, mkalau bisa ditekkan sampai 0 persen,” kata Bupati. Untuk itui tenaga kerja Berau diminta mengevaluasi sistem penyerapan tenaga kerja untuk mengejar target penurunan angka pengangguran di Berau. Bupati juga mengingatkan, isu terbesar dari sektor pertambangan yakni lingkungan hidup. Agar dalam operasionalnya BC memperhatikan keamanan lingkungan hidup. Dimana dalam acara yang digelar kemarin, juga dirangkaikan dengan hari lingkungan hidup yang jatuh pada tanggal 5 juni. Ketua DPRD Berau, Hj Elita Herlina kembali mengingatkan, pentingnya memperhatikan 2 isu besar saat ini yang berkaitan dengan sektor pertambangan. “Masih dalam peringatan hari lingkungan hidup,agar menyadari betapa pentingnya kelestarian lingkungan hidup,isu besar saat ini adalah masalah lingkungan hidup dan ekonomi, dari keduanya termuat isu pemanasan global, degradasi hutan dan masalah pengangguran,” ujar Elita. Dipaparkannya, Berau memiliki poteni sangat besar mulai laut, darat hingga perut buminya. “ini harus dikelolla dengan arif dan bijaksana,” sambung Ketua DPRD. Merupakan sebuah tanggung jawab yang besar untuk semua dalam mengelola SDA yang ada. Elita juga meminta agar BLK yang direncakan akan dibangun segera direalisasikan guna mencetak generasi ber SDM handal dan mampu menjadi penopang pembangunan daerah. Sementara itu, Presiden Direktur BC Rosan Perkasa R, dalam sambutannya menyebutkan bahwa setelah 28 tahun, kini BC memiliki nilai strategis di Indonesia. “hal ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan masyarakat Berau,” ujarnya. Ditambahkannya, Berau kedepan akan memasang target prooduksinya. Saat ini target produksi sebesar 20 juta metric ton pertahun dan akan ditingkatkan pada tahun 2014 menjadi 30 juta metric ton pertahun. “Usaha ini kami tarhet juga dengan penyesuaian terhadap perhatian berau coal kepada masyarakat Berau,”ujarnya lagi. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk pengembangan masyarakat kampung Birang dengan menurunkan program ternak sapi dan budidaya jeruk. Sebab menurut Direktur Corporet Support PT BC I Made Seroja, selama ini kampung dampingan difokuskan pada job site Sambarata. “Makanya kita sekarang fokuskan langsung ke kampung Birangnya,” sebutnya. as
|