Komisi I Kunjungi Lokasi Perkebunan Binaan PT MSJ2011-06-07 01:49:27
TENGGARONG, Komisi I DPRD Kukar, Senin (6/6) secara khusus melakukan kunjungan ke Kecamatan Tenggarong Seberang tepatnya di Desa Kertabuana, untuk melihat program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mahakan Sumber Jaya (MSJ), yang selama ini sudah berjalan dibidang perkebunan. Anggota Komisi I DPRD Kukar yang melakukan kunjungan itu adalah Guntur, H Sabir Nawir dan Firnandi Iksan. Dalam kunjungan itu, anggota DPDR melihat langsung lokasi perkebunan binaan PT MSJ ke masyarakat, dimana areal yang dimanfaatkan untuk perkebunan masyarakat tersebur merupakan areal milik PT MSJ. Hasil binaan perkebunan yang dilakukan PT MSJ kepada masyarakat melalui program CRS itu ternyata membuahkan hasil positif, tanaman yang tanam seperti tomat dan cabai memiliki kualitas yang baik, bahkan belakangan ini para petani yang merupakan masyarakat disekitar perusahaan yang mengelola perkebunan itu telah memetik hasilnya. “Kita patut memberikan apresiasi kepada PT MSJ yang melakukan pembinaan melalui program CSR, ini adalah bentuk keseriusan perusahaan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar tambang,” kata Guntur kepada Poskota Kaltim usai kunjungan kemarin. Selama ini lanjut Guntur, program CSR diidentikan dengan bantuan atau sumbangan perusahaan kepada masyarakat, untuk kegiatan atau untuk memenuhi apa yang diinginkan masyarakat, padahal bantuan atau sumbangan tersebut bukanlah dalam bentuk CSR. “Program CSR yang dilakukan PT MSJ ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Kukar untuk benar-benar merealiasikan program pemberdayaan masyarakat melalui CSR,” ujar Guntur. Sementara itu H Sabir Nawir, juga mengatakan, pemberdayaan dan pembinaan ke masyarakat melalui realisasi program CSR ini harus dikembangkan dan ditingkatkan lagi. Secara nyata binaan yang dilakukan PT MSJ berhasil, ini dibuktikan dengan hasil panenan perkebunan petani yang secara kontinyu terus meningkat, seperti hasil tanaman tomat yang 5 kali melakukan panen dalam 1 minggu. “Semoga ini menjadi contah buat perusahaan lain di Kukar untuk membuktikan dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat,” terang Sabir Nawir. Kedepannya menurut Sabir, tinggal bagaimana mengemas market hasil panen tersebut agar ada perkembangan yang baik. awi
|