Dewan Pesimis Samarinda Raih Adipura2011-06-09 01:46:48
SAMARINDA, DPRD Samarinda pesimis Samarinda meraih Piala Adipura. Alasannya, karena ada penurunan jumlah peraih piala Adipura dari 140 menjadi hanya 63 kota saja. "Piala Adipura tahun ini terasa semakin berat bagi kota Samarinda. Penurunan jumlah peraih secara nasional dari 140 kota sebelumnya sekarang hanya 63 kota," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, H Nursobah, Rabu (8/6) kemarin. Nursobah yang juga anggota panitia anggaran (Panggar) ini menjelaskan, dengan adanya perubahan tersebut jelas sangat ketat dan tidak mudah diraih. "Namun hal itu bukan mustahil. Caranya, Pemkot harus serius," tegasnya. Menurut sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini, menstandarkan diri menjadi peraih Piala Adipura merupakan indikator keberhasilan pengelolaan lingkungan sehingga menjadi kota yang bersih dan teduha. "Meski bukan taman dan kebersihan saja. Kerusakan lingkungan, buruknya drainase, minimnya reboisasi boleh jadi penyebab dominan sulitnya Piala Adipura di tangan," katanya. Dia menjelaskan setiap tahun kerusakan hutan 0,7 juta ha. Mungkin ini dampak penambangan yang memuncak sehingga Piala Adipura lepas dan tidak dapat dicapai. "Pasar, saluran air dan masalah-masalah penting dalam pelestarian lingkungan harus menjadi fokus Pemkot Samarinda agar penataan semua SKP bisa diukur dengan penghargaan adipura meski hanya stimulus," ungkapnya. Dewan, lanjutnya, mendukung upaya komprehensif pemerintah untuk melakukan evaluasi dan kinerja terhadap SKPD dan instansi yang potensial untuk mengejar ketertinggalan Samarinda dari daerah lain. "Anggaran bukan satu-satunya objek kegagalan. Yang terpenting adalah kesungguhan dan keseriusan semua pihak untuk meraihnya," katanya. Dia juga mengatakan, DPRD Kota Samarinda yakin seluruh SKPD mampu melakukan upaya diraihnya kembali Piala Adipura. Yang diperlukan saat ini adalah koordinasi efektif, kerjasama kolektif dan perencanaan yang terukur agar Samarinda dapat lebih sejajar dalam hal kemampuannya menjadikan kota berwawasan lingkungan sambil terus berkomitmen untuk mereduksi tambang yang banyak merusakkan lingkungan akibat membuka aurat alam dan menimbulkan kemurkaan."Kita semua tetap berharap kerja keras dari seluruh aparat dalam meraih Piala Adipura," katanya. aon
|