Oknum Pejabat Diknas Dukung SK PPI Palsu

FPPB Curigai ada Kolusi Hitam

2011-06-10  20:27:08

BALIKPAPAN, Pemalsuan SK Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kota Balikpapan dengan mencatut sejumlah nama-nama pejabat Pemkot Balikpapan terutama dilingkungan Dinas pendidikan Kota Balikpapan, sebenarnya telah di informasikan pada pejabat Diknas terkait. Bahhkan kepala Diknas Balikpapan Syarumsah telah menadapat surat dari Forum Penyelamat PPI Balikpapan, terkait masalah tersebut.
“Saya sudah mendapat surat memang dalam masalah PPI Balikpapan, dan saya serahkan pada bidangnya yakni Pak Hendrik dan bawahannya Pak Pargianta,”ujar Syarumsah, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Kamis (9/6).
Dengan berdalih kesibukan masalah Paskibraka yang merupakan tugas negara ini terkesan diabaikan oleh Kepala Diknas yang notabenenya adalah penasehat PPI Balikpapan.
Pengurus yang sah konon telah menemui staf Diknas, Pargianta dan Hendrik pada November 2010 lalu. Mereka menerangkan permasalahan pencatutan nama pejabat pemkot dalam SK palsu yang diketik oleh Haryanto. Namun ironisnya mereka (Pargianta dan Hendrik) malah mendukung kepengurusan illegal dan melecehkan kepengurusan PPI Balikpapan hasil Musda IX 2008. Hal terbukti dari pemberian rekomendasi Diknas No:420/240/Pend.OR-II/2011 tentang penjaringan  Paskibraka 2011.
Terkait masalah rekomendasi tersebut, media ini  berusaha menghubungi Pargianta melalui telepon selulernya, namun hingga berita ini terbit belum dapat dikonfirmasi ulang.
Namun dari stafnya, dibenarkan bahwa ada Rekomendasi untuk penjaringan Paskibraka 2011 dan di paraf oleh Pargianta untuk mendapat persetujuan kepala Diknas.
“Beliau pasti (Pargianta) tahu soal rekomendasi itu sebab dia yang paraf. Tapi saya heran beliau tau itu pengurus illegal ko malah tidak disampaikan pada kepala Diknas, kalau saya ini hanya bawahan saja,“ ujar staf Diknas tersebut.
Kordinator Forum Penyelamat PPI Balikpapan (FPPB), Herick Acep M (anggota PPI 2002), mengungkapkan  benar dirinya pernah melayangkan surat resmi ke kepala Diknas dan DPRD Balikpapan guna menyikapi masalah serius ini. Namun memang terkesan ada kolusi hitam pejabat Diknas dengan pengurus PPI ilegal.
"Saya sangat menyayangkan surat yang kami layangkan ke Diknas belum mendapat respon positif. Padahal ini masalah serius menyangkut  intitusi pemerintah dan Paskibraka sebagai tugas kenegaraaan. Saya mencurigai ada kolusi hitam antara oknum pejabat Diknas dan pengurus PPI illegal,”pungkasnya. 
Untuk diketahui nama-nama pejabat pemkot Balikpapan yang dicatut, Dra Doorje Marpaung MM (Kadispora Pemkot Balikpapan), H Drs Sarjono, Msi (Mantan Kepala Diknas Balikpapan), Hendrik Spd,rs. Prapto Budi Suharto, Drs Asgem M.AP, Drs Makmur, Dra Dwi Arikhandayani, M.pd, Pargiyanta, S.Pd (semua staf dilingkungan Diknas Balikpapan).
Dengan mencatut nama-nama mereka, pengurus illegal dapat mengelabui DPRD Balikpapan dan Pemkot Balikpapan guna memperoleh bantuan Rp 15 juta, yang konon diperuntukkan pembuatan seragam Paskibaraka 2010 dan pelatih. (nang/mid)

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...