Distan Ingin Panggar Lihat Pertanian Itu Penting

2011-06-10  00:25:55


TENGGARONG,Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Distan) Kutai Kartanegara berharap pemegang kebijakan anggaran baik itu Panitia Aggaran (Panggar) Eksekutif terlebih Panggar Legislatif  lebih melihat betapa pembangunan pertanian itu penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
Maksudnya tidak lain agar anggaran pertania khususnya untuk pembangunan bidang tanaman pangan dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan yang diprogramkan Distan.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Distan) Kutai Kartanegara, Sumarlan mengatakan, event akbar yang beberapa hari lagi digelar di Tenggarong, yakni Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) dapat menjadi perhatian serius dari anggota dewan terutama Panggar sebagai pemegang palu penentuan persetujuan anggaran yang diusulkan.
Dikatakan, kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudoyono untuk membuka kegiatan yang dihadiri perwakilan kelompok tani-nelayan se Indoesia itu menandakan betapa pertanian itu sangat penting bagi kelangsungan pembangunan bangsa kita, bahkan  bagi dunia.
Krisis pangan yang mengancam merupakan contoh besar yang harus mendapat perhatian dan daerah sebagai ujung tombak bangsa sangat berperan penting dalam hal ini.
"Untuk itu, selain sebagai ajang bertukar teknologi pertanian, kami berharap event Penas KTNA ini dapat dilihat sebagai sesuatu yang penting oleh pemegang kebijakan anggaran. Artinya, anggaran untuk pertanian tanaman pangan mesti mendapat posisi lebih prioritas lagi," harap Sumarlan.
Dalam hal ini, lanjut Sumarlan, bukan berarti pertanian tanaman pangan tidak atau kurang mendapat perhatian dalam porsi anggaran, namun diharapkan porsinya dapat lebih diutamakan lagi.
Dijelaskan, jika berbicara pertanian dalam arti luas, porsi anggaran untuk pertanian memang dipiroritaskan selain pembangunan infrastruktur. Namun pembagian porsi masih dirasa kurang berpihak kepada bidang pertanian tanaman pangan.
Padahal menurut Sumarlan, pertanian tanaman pangan mestinya yang mendapat perhatian lebih dalam hal anggaran, mengingat pertanian tanaman pangan tidak terhubung dengan pihak swasta.
Berbeda dengan Dinas Perkebunan yang pembangunan pada sektor ini dilakukan oleh invstor, sehingga tidak membutuhkan dana besar untuk penggarapan sebuah lahan perkebunan, seperti perkebunan sawit yang mendapat investasi dari perusahaan swasta. Demikian pula dengan Dinas Peternakan yang banyak digeluti oleh pengusaha.
Sementara untuk pertanian tanaman pangan, pembangunannya boleh dikata mutlak bergantung dari besarnya anggaran. Jika anggarannya besar maka program yang dilaksanakan juga bisa lebih besar dan secara otomatis, dari program yang besar itu akan tercipta sumber daya manusia yang handal, yang mampu meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah sebagaimana diharapkan dalam Gerbang Raja, yakni masyarakat petani yang mendiri yang tidak lagi atau setidaknya mengurangi ketergantungan dan uluran tangan dari pemerintah. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...