Rencana Revitalisasi 4 Pasar Harus Serius2011-06-10 00:32:08
SAMARINDA,Rencana Pemkot Samarinda yang akan melakukan revitalisasi 4 pasar yang berada di kota Samarinda mendapat tanggapan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda. "Kalau Pemkot berencana melakukan revitalisasi 4 pasar yang berada di kota harus serius," kata anggota DPRD Kota Samarinda, dari Partai Amanat Nasional (PAN), M Choirul Huda, Kamis (9/6) kemarin. Ditemui saat akan melakukan kunjungan kerja ke Makassar, Huda, mengatakan Pemkot harus memiliki perencanaan yang matang. Baik tentang proses revitalisasinya, tempat yang harus sesuai, hingga pedagang yang harus juga dipikirkan. "Jelas perencanaan matang mutlak dilakukan. Pemkot harus juga melakukan dengan cara yang bijak dan tak menimbulkan gejolak warga," pintanya. Sebagaimana diketahui keempat pasar yang rencananya akan direvitalisasi tersebut yakni pasar Palaran, pasar Ijabah di jalan Antasari, pasar Inpres di Samarinda Seberang dan pasar Bengkuring di Samarinda Utara. "Keempat pasar yang kami usulkan ini rencanannya akan kita sampaikan ke Pemerintah Provinsi, lalu Pemprov sendiri akan mengajukan ke Pemerintah pusat agar bisa mendapatkan bantuan dana untuk melakukan sesegera mungkin revitalisasi terhadap pasar tersebut,"ucap Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Samarinda H Zulfakar, baru-baru ini. Zulfakar yang didampingi kabag Ekonomi Pemkot Samarinda M Yamin mengatakan selain pembahasan revitalisasi pasar, Pemkot juga akan membangun pasar tradisional di jalan Suryanata Kecamatan Samarinda Ulu, hal itu bertujuan untuk menata pasar yang ada sebelumnya baik dari segi fisik dan juga aspek perekonomian di wilayah tersebut. "Kalau tidak ada halangan proyek ini akan berjalan pada awal tahun 2012, dan tahap awal akan dilakukan pematangan lahan untuk pembangunan fisik pasar yang dimaksud," ujarnya. Dia menjelaskan, konsep pembangunan pasar tradisional ini lebih tertuju ke arah modern dan tidak lepas dari wawasan lingkungan,"dalam pembangunannya, Pemerintah tentunya telah memikirkan pembuangan limbah sampah pasar tersebut, dengan maksud agar lingkungan pasar ini bisa tetap terjaga kebersihannya,"katanya. Ditambahkannya, Pembangunan pasar tradisional lebih bertujuan memenuhi program pemerataan pembangunan perekonomian,kedepannya Pemerintah juga telah berencana untuk membangun pasar yang sama khususnya diluar wilayah perkotaan dengan maksud untuk memecah konsentrasi penduduk yang masih terpusat diperkotaan. Pemkot juga akan berniat membangun pasar subuh, yakni pasar yang akan menjual sayur-sayuran segar yang akan buka kebalikan dari pasar tradisional yakni mulai malam hingga subuh. Usulan dari adanya pasar sayuran segar ini merupakan permintaan dari pihak hotel–hotel di Samarinda yang membutuhkan pasokan sayuran segar untuk di supply ke hotel mereka. aon
|