Wawali Lantik 120 Kepsek di Samarinda2011-06-10 00:33:34
SAMARINDA, Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail mengingatkan kepada Kepala Sekolah (Kepsek) di Samarinda harus mengetahui peta dasar anak didiknya. hal ini disampaikannya saat membacakan sambutan Walikota dalam pelatikan 120 kepala SD, SMP, SMA dan SMK negeri se Kota Samarinda, di Rumah jabatan Walikota, Kamis (09/06). "Saya menginginkan kepada kepala sekolah yang dilantik hari ini, jangan sekali-kali menyusahkan anak-anak tidak mampu yang berkeinginan untuk sekolah. Itulah pentingnya kepala sekolah harus mengetahui peta dasar anak didiknya,karena dengan hal itu secara tidak langsung kita akan mengetahui siswa yang orang tuanya berkecukupan atau bahkan sebaliknya," ungkap Nusyirwan. Dari total 120 Kepala Sekolah yang dilantik pagi itu, diantarannya terdiri dari 97 Kepala SD, 15 Kepala SMP, 5 Kepala SMA dan 3 Kepala SMK. Nusyirwan sendiri mengharapkan kepada Kepala Sekolah harus bisa responsif di lingkungan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di dunia Pendidikan. Karena tujuan pendidikan pada hakikinya adalah proses perubahan pola pikir anak didik sebagai agent agen pencerahan. Dirinya menyadari saat ini di kota Samarinda khususnya untuk Sekolah Kejuaraan sudah menunjukan hal yang terbaik tentunya melalui kolaborasi dan inovasi dengan dunia industri. Ada tiga hal yang harus mampu dikembangkan bagi seorang Kepsek, pertama harus bisa mengembangkan kompetensi mewujudkan sistem manajemen berbasis sekolah yang kreatif dan efektif, kedua memiliki manajerial skill yang baik khususnya dalam mengelola keuangan sekolah untuk menciptakan akutanbilitas yang rapi dan terakhir yang tak ketinggalan yakni keteladanan. "Apabila ketiga ini mampu dikembangkan, maka untuk menciptakan manajemen berbasis sekolah yang bermutu pendidikan yang lebih baik pasti akan terwujud," pesannya. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Harimurti WS mengatakan pelantikan Kepsek pagi itu ditentukan berdasarkan evaluasi seseorang memiliki visi dan entrepreneur yang kuat atau tidak. Begitu juga menempatkan seseorang menjadi Kepala di sekolah RSBI, harus melalui tahapan-tahapan uji kompetensi dengan penguji dari unsur akademis dan psikolog."Untuk SMAN 1 kami akan lakukan hal yang sama seperti di SMPN 1 untuk menempatkan seorang Kepala Sekolah karena memang sekolah RSBI," ucapnya. Untuk diketahui, diantaranya Kepala sekolah yang dilantik, SMPN 1 Joko Iriandono, Kepala SMAN 8 Muji Raharjo, SMKN Negeri 4 Taufiqurrahman dan Kepala SMPN 3 Bambang Kusumo. john
|