Bupati Buka Lomba TTG

2011-06-13  05:01:55

TANAH GROGOT, Bupati Paser HM Ridwan Suwidi mengatakan penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) memerlukan bimbingan dan latihan , sehingga masyaraka t akhirnya dapat memilih dan memutuskan jenis teknologi tepat guna seperti apa yang dibutuhkannya.
Hal ini disampaikan Bupati saat membuka lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kabupaten Paser yang berlangsung halaman kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD), Rabu (8/6) lalu yang diikuti kecamatan se-Kabupaten Paser.
“ Melalui pelatihan, mereka akan tahu bagaimana menggunakan teknologi itu, sehingga benar-benar membawa manfaat untuk meningkatkan efisiensi dan mutu hasil pekerjaannya. Para ahli ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa kita, telah banyak menciptakan berbagai produk teknologi yang murah biaya pengoperasiannya dan mudah pula untuk digunakan. Tinggal bagaimana kita bisa memilih dan menggunakannya sesuai teknologi yang kita perlukan ,” kata Bupati .
Upaya mengembangkan TTG, kata Bupati harus terus ditingkatkan , sesuai dengan keragaman jenis usaha dan lapangan kerja dalam masyarakat. Upaya itu tidak saja harus dilakukan oleh para ilmuwan di berbagai lembaga ilmu pengetahuan dan teknologi tingkat nasional tetapi juga harus dikembangkan di daerah-daerah.
“ Perguruan tinggi yang ada di daerah ini harus pula berperan aktif dalam menemukan teknologi baru yang diperlukan oleh masyarakat di sekitarnya. Para dosen tentu dapat melibatkan mahasiswanya untuk melakukan inovasi teknologi walaupun pada tingkat yang sederhana. Dengan demikian, para mahasiswa kita juga memiliki rasa tanggung jawab untuk turut serta dalam memajukan masyarakat .” lanjutnya .
Usai membuka acara, Bupati bersama Kepala BPM-PD Paser Katsul Wijaya, Ketua TP PKK Paser Ny Hj Sitti Hapsyah Mar dan Kepala antor Pemberdayaan Perempuan dan KB Paulina Widryani mengunjungi semua stan lomba. Para peserta yang masing-masing didampingi camatnya, tampil dengan ciri khas masing-masing, seperti alat pemecah kedelai, alat penumbuk padi, kompor biogas, alat pengasapan telur, pengiris singkong, dan juga produk asli daerah.
Para penilai yang terdiri dari berbagai unsur dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga mengunjungi semua stan bersama Bupati. Ketua tim penilai Drs Herlan Suhardi dari BPM-PD Kaltim secara cermat dan teliti memperhatikan alat TTG satu per satu.
Herlan mengatakan bahwa alat TTG yang merupakan produk asli daerah harus segera dipatenkan supaya tida ditiru orang lain. “Sebagai contoh, Rusia baru-baru ini telah mematenkan salah satu alat yang persis sama dengan alat TTG dari Kaltim, sehingga untuk mematenkan alat yang sama, kita harus merubah sejumlah bagian tertentu,” katanya. (hms)

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...