Wagub Lantik Panitia LPI Kaltim 20112011-06-14 05:48:58
SAMARINDA, Untuk mendukung dan membentuk karakter anak bangsa, khususnya di tingkat pelajar, baik dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), maka Liga Pendidikan Indonesia (LPI) 2011 di Kalimantan Timur (Kaltim) digelar. Bahkan panitianya pun telah dibentuk dan dilantik oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Farid Wadjdy, Minggu (12/6) malam kemarin di Samarinda. Sementara itu, Wagub menyebut, dengan ditetapkannya 2011 ini bahwa ada 4 kegiatan LPI yang siap digelar secara nasional yang digelar di 4 daerah. Maka dari itu, Kaltim tidak ingin ketinggalan kesempatan, bahwa 2012 diharapkan di salah satu tempat yang dipilih LPI pusat untuk kompetisi tingkat pelajar dan mahasiswa LPI juga digelar di Kaltim. “Karena Kaltim memiliki stadion yang berstandar. Ada Stadion Utama, Stadion Madya Sempaja yang semua siap untuk mempasilitasi penyelenggaraan kompetisi sepakbola LPI tersebut di Kalimantan Timur,” ujar Wagub Kaltim H Farid Wadjdy, Minggu (12/6) minggu lalu. Lantas bagaimana dengan sinergisitas pendanaan penyelenggaraan LPI di Kaltim. Kata Wagub, tentunya selain didukung oleh pemerintah, LPI juga diharapkan dapat didukung oleh para perusahaan swasta yang melakukan eksploitasi (Memanfaatkan sesuatu untuk kepentingan pribadi, Red) di Kaltim untuk memberikan kontribusinya. “Malah saya berkeinginan bahwa, nanti LPI meminta melalui Bapak Gubernur ada bapak angkat dari perusahaan-perusahaan di Kalimantan Timur ini. Sehingga, di sisi pendanaan tidak hanya bersumber dari APBD, melainkan ada juga kontribusi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim,” jelasnya. Selain itu, pengurus LPI Pusat Prof Dr Toho Cholik Muntohir menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov Kaltim yang saat ini bersedia mendukung pembentukan Panitia LPI di Kaltim. “Saya menilai baru kali ini ada pejabat Pemerintah Provinsi setingkat Gubernur atau Wakil Gubernur mendukung pelaksanaan LPI, bahkan melantik pengurusnya. Ini merupakan apresiasi yang benar-benar membanggakan,” ucap Toho. Dikatakannya, digelarnya LPI ini tidak lain untuk membentuk karakter anak bangsa. Di mana, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kenakalan remaja, seperti free sex, minum-minuman keras, dan narkoba. “Oleh karena itu, kita harapkan penyelenggaraannya dapat didukung oleh instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga, sehingga pelaksanaannya bersinergi. Harapannya, pelaksanaan itu dapat menampung anak-anak di daerah agar lebih baik dalam pembentukan karakternya, selain tingkat kualitas sepakbolanya,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Panitia LPI Kaltim H Musyahrim MM yang didampingi Wakil Ketua dan Bendahara LPI Kaltim Dr H Sigit Muryono dan Dayang Budiarti menyebut, pelantikan Panitia LPI Kaltim dipersiapkan untuk penyelenggaraan LPI tingkat provinsi. Di mana, lanjut Musyahrim, pelaksanaan LPI tingkat provinsi akan dimulai sejak 18 Juli-23 Juli mendatang. “Sedangkan mengenai LPI di 14 kabupaten/kota se Kaltim yang telah digelar, yakni Samarinda, Balikpapan, Tarakan, Bontang, Paser, PPU, Kutai Timur, Berau, dan Nunukan. Tapi, untuk Nunukan, hanya diikuti peserta SLTP saja. Sebab, peserta dijenjang SD dan SMA tidak ada yang mengikutinya, sehingga hanya jenjang SLTP saja yang digelar,” jelas Musyahrim. Dikatakannya LPI di Kaltim baru-baru saja dibentuk. Karenanya, maka diundanglah panitia di masing-masing kabupaten/kota se Kaltim untuk mengikuti Rapat Koordinasi LPI Tingkat Provinsi Kaltim. “Tujuan dari Rapat Koordinasi ini tidak lain untuk menyamakan persepsi agar LPI di Kaltim benar-benar terarah dan bibit-bibit yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi yang besar bagi prestasi olahraga di Kaltim, khususnya sepakbola Kaltim dikemudian hari nanti,” pungkasnya. mar
|