Gubernur: Ada 6 Hal Ingin Dicapai di Penas2011-06-17 22:48:56
SAMARINDA, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menjelaskan, dalam penyelenggaraan Penas KTNA ke XIII di Kutai Kartanegara, mulai 18-23 Juni 2011, ada 6 hal yang ingin dicapai dalam pelaksanaan Penas, yang nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan para petani di Kaltim khususnya dan di Indonesia umumnya. "Yang pertama, sukses penyelenggaraan Penas KTNA, diharapkan bukan saja sukses seremonial yang juga dirangkai dengan pemberian apresiasi kepada pera petani dan nelayan melalui berbagai keunggulan pameran dari masing-masing daerah,"kata Awang Faroek Ishak, beberapa hari lalu dalam acara dialog Kaltim Bangkit. Hal kedua lanjut Awang adalah dengan adanya Penas ini, nantinya diharapkan akan ditumbuh kepemimpinan dan kemandirian bagi para petani dan nelayan, kita ingin petani dan nelayan bisa mandiri. Dan yang ketiga adalah kemitraan usaha dan jaringan informasi, hal ini sangat penting karena tentu para petani dan nelayan tidak hanya meningkatkan produksinya, tetapi bagaimana membentuk jaringan untuk mengembangkan usahanya, dengan Penas ini, para petani dan nelayan akan bertemu dengan begitu mereka bisa membentuk jaringan informasi dari berbagai daerah, kerena dalam Penas ini, tidak hanya pera petani dan nelayan, tetapi juga ada para pakar petani dan nelayan serta pemangku kepentingan dibidang petani dan nelayan. "Yang ke 4 adalah bagaimana pengembangan teknologi khususnya dalam upaya peningkatan produksi hasil pertanian, dimana selama ini kita tertinggal dalam pengembangan teknologi-teknologi dibidang pertanian, akibatnya hasil produksi pertanian terkadang tidak sesuai apa yang diharapkan, sehingga hal itu sangat mempengaruhi harga jualnya juga menurun,"kata Awang. Dan yang ke 5 kata Awang, adalah kita ingin mengembankan jiwa wira swasta khususnya dilingkup para petani, jadi para petani kita harus memiliki jiwa wira swastanya, sehingga mereka nantinya akan mampu bangkit dalam bidang tersebut. dengan begitu diharapkan tidak saja pendapatan hasil petaninya meningkat, tetapi kesejahteraan dan keluarganya dapat terwujud, dan dalam pengembangan jiwa wira swasta ini yang tidak perlu dilupakan adalah bagaimana usaha meraka dapat memberikan kesejahteraan di lingkungannya. yang ke 6 adalah dalam penyelenggaraan Penas di Kaltim, tentu bertemu berbagai pihak, seperti dinas instansi kementerian, ada pemerintah provinsi, kabupaten/kota ada KTNA, harus ada singkronisasi program-program pembangunan pertanian, baik antara pusat dan daerah hal ini yang terpenting, sebab program pertnian tidak boleh jalan sendiri-sendiri. tetapi apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat khususnya dalam sektor pertanian dan perikanan, daerah harus mendukungnya, seperti dalam revitalisasi pertanian yang telah dicanangkan pusat, terus bagaimana implementasinya di daerah, semua itu harus di dukung dan diwujudkan, dan hal itu harus dukung juga oleh pihak legislatif dalam dukungan dana, misalnya kita sudah mati-matian mendukung dan berupaya merealisasikannhya, namun kalau tidak didukung dari pihak legislatif terkait dengan pendanaan yang ada, hal itu tentu sangat mustihil direalisasikan. "Oleh karena itu dukungan pendanaan sangat signifikan dalam pelaksanaan program pembangunan, misalnya saja kalau program pendidikan sudah bisa dialokasikan 20 persen, kesehatan sudah lebih 10 persen, maka dibidang pertanian dan perikanan juga forsinya juga harus ditingkatkan, dan apabila hal itu dilakukan oleh masing-masing kabupaten/kota, saya yakin para petani dan nelayan di Kaltim akan makmur,"pungkas Awang.mar/adv
|