Dithubda Bangun Dermaga Feri 2 Pelabuhan Kariangau2011-06-21 00:22:15
BALIKPAPAN, Rencana pembangunan dermaga feri 2 Pelabuhan Kariangau dan Pelabuhan Penajam sudah cukup lama, namun baru bisa direalisasikan ditahun anggaran 2011 ini dengan harapan akan mempercepat proses penyeberangan kendaraan, baik dari Kariangau maupun dari Penajam. ‘’Rencananya sebenarnya sudah cukup lama namun baru mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perhubungan Darat (Dithubda) dengan menggunakan dana APBN sekitar Rp 10 miliar lebih,’’ ujar Mohammad Noor, Staf Dithubda Kemenhub Pelabuhan Karaingau, Senin (20/6). Menurut M Noor, dermaga 2 pelabuhan feri Kariangau maupun Penajam untuk membantu kelancaran angkutan penyeberangan yang selama ini volume pemakai jasa di lintasan ini terus meningkat. Diharapkan setelah pelabuhan feri 2 ini tuntas maka kelancaran penyeberangan tidak menjadi kendala, "Apalagi selama ini pemakai jasa terus meminta perhatian pengelolah pelabuhan agar dibangun pelabuhan pendukung lainnya," ujarnya. Sejumlah pemakai jasa yang masih antre dipelabuhan Kariangau kepada media ini kemarin mengatakan sangat mendukung upaya pemerintah pusat melalui pelabuhan feri Kariangau yang sedang membangun pelabuhan tambahan untuk menunjang kelancaran angkutan penyeberangan. "Karena selama ini pemakai jasa dilintasan itu cukup tinggi," kata Badri, sopir truk perusahan kepala sawit di Penajam. Menurut Badri didampingi Sayhrani dan Sahibe, mereka rutin menyeberang pelabuhan feri ini untuk mengangkut material perusahan baik dari Balikpapan maupun Samarinda. ‘’Kami lebih memilih melalui angkutan feri dari pada harus melewati Km 38, jalan disana banyak yang rusak sehingga akan membutuhkan waktu lebih lama lagi,’’ ujar Badri. Menurut M Noor, pembangunan pelabuhan feri 2 sudah mulai dikerjakan sama dengan yang ada di Penajam, harapan pemerintah pusat agar pembangunan itu bisa cepat selesai dan akan membantu kelancaran angkutan penyeberangan termasuk angkutan lebaran yang sebentar akan menjadi lebih sibuk. Dia mengatakan lagi, selama ini keluhan dari pemakai jasa karena harus menunggu cukup lama dipelabuhan Penajam atau di Kariangau sebelum kapal feri berlabuh sempurna, ini karena sekarang ini tidak ada pelabuhan alternative sedangkan kapal yang beroperasi ada tujuh unit dan waktu menyeberang hanya sekitar 45 menit sehingga membutuhkan waktu menunggu cukup lama sebelum kapal feri berlabuh. Dua warga Martapura H. Andi Kadir dan H, Gusti Aji Hermansyah, ketika berbincang dengan media ini dipelabuhan Kariangau kemarin mengaku bangga dengan gerak cepat pengelolah pelabuhan feri Kariangau yang mulai membangun pelabuhan Feri 2 yang nantinya akan mendukung pelabuhan feri 1 yang selama ini dinilai sudah tidak mampu lagi melayani angkutan penyeberangan. Selama ini, jika kami harus menggunakan kapal feri baik dari Penajam atau dari Kariangau, Balikpapan waktu menyeberang hanya 40-45 menit tapi waktu tunggu agar bisa berlabuh dipelabuhan harus menunggu hampir satu jam, ini menjadi tidak efektif sebab biasanya masyarakat yang menyeberang ingin secepatnya sudah bisa diseberangkan, namun kenyataan tidak bisa secepatnya sehingga memang perlu ada pelabuhan tambahan untuk kelancaran penyeberangan. max
|