Bupati Tegas Soal Pemekaran

Makmur: Standarnya Tidak Bisa Ditawar dengan Tombak dan Golok

2011-06-21  02:57:15

TANJUNG REDEB,Bupati Berau, Makmur menegegaskan rencana pemekaran Berau Pesisir harus dilakukan sesuai persyaratan yang ditentukan.
Dengan tegas Bupati mengatakan persayaratan yang ada wajib dipenuhi dan tidak dapat ditawar dengan tombak dan golok sekalipun. Akurasi data yang disampaikan menjadi tuntutan yang wajib dan ditekankan Bupati agar segera terpenuhi.
“Saya minta maaf sekali, jadi ini bukan perkara mudah, mengingat apa yang dilaksanakan merupakan amanat Undang-Undang, bahwa apa yang dilakukan tidak dapat dengan kutak katik data atau manipulasi data,” tegas Bupati pada saat presentasi tim kajian rencana pemekaran Berau pesisir Senin (20/6). Persayaratan dokumen aspirasi masyarakat, hasil kajian daerah, peta wilayah, persetujuan DPRD merupakan sebagian persayaratan yang wajib dipenuhi. Untuk itu, Bupati meminta tim pengkaji agar melengkapi berkasnya.
Semenatar itu, Anggota DPRD Berau H Rustam meminta kepada PT Miranthi selaku pengkaji agar berani membuat pernyataan bahwa data yang disampaikan merupakan data riil di lapangan. “Dan jika suatu saat nanti ternyata data yang diberikan tidak sesuai maka siap dipidanakan,” tantang Politisi dari Partai Demokrat ini. Sebab data yang dipaparkan, menurutnya wajib sama dengan kondisi di lapangan, akurat dan otentik.
Anggota DPRD Berau yang hadir sepakat, penyelesaian birokrasi pemekaran wajib dipenuhi terlebih dahulu. Nilai politis yang terkandung jangan sampai memonopoli pertimbangan pemekaran. “Jangan sampai pemekaran ini nantinya hanya dinikmati oleh kaum elit tertentu,” sebut Burhanuddin, Ketua Komisi III DPRD Berau.
Data-data yang disampaikan ditambahkan Muhlis, dari Partai Demokrat, agar segera dievaluasi dan dikritisi pada bagian terlemahnya. Agar nanti apa yang diperlukan tidak sampai menuai kendala baru. “Apalagi ini memang persayaratan utamanya. Jadi jangan memudah-mudahkan saja, harus diperjelas dulu  data dimaksud suudah tepat atau belum,” ungkapnya.
Leader tim pengkaji, Yaya Ruswaya, mengaku siap dengan tantangan Dewan membuat pernyataan tertulis kepada Pemkab Berau mengenai keabsahan data yang disampaikan. “kami betul-betul turun di lapangan mmendata sesuai apa yang menjadi garisan dalam pelaksanaan pekerjaan. Insya Allah siap untuk pernyataan seperti itu,” ungkapnya.
Usai presentasi, Yaya menyebutkan, hasil kajian di lapangan sudah final. Jika masih ada tambahan, menurutnya hanya merupakan lampiran-lampiran terkait validasi data pendukung. Dalam kesimpulan akhir, eksekutif dan legislative tetap merekomendasikan pemekaran dilanjutkan. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...