Pencapaian Target Produksi Disertai Kesejahteraan Petani

APBN Belum Berpihak ke Pertanian

2011-06-21  03:02:59

TENGGARONG,Sejumlah program yang dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan produksi pertanian dalam arti luas memang sangat penting, namun akan tidak adil jika upaya peningkatan produksi pertanian tersebut tidak disertai dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani.
Karena itu, Ketua Umum Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI), Prabowo Subianto menekankan agar perhatian terhadap kesejahteraan petani penting untuk diperhatikan.
"Pembangunan pertanian yang sukses tidak seharusnya diukur dan berhenti pada pencapaian angka produksi yang tinggi, lebih dari itu peningkatan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian harus lebih diprioritaskan," kata Prabowo dalam kesempatannya pada acara Temu Wicara dalam rangkaian acara Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) yang mengangkat  tema "Meningkatkan Kesejahteraan Petani Mewujudkan Kedaulatan Pangan yang berlangsung di Gedung Bela Diri komplek GOR Aji Imbut Tenggarong Seberang Minggu (19/6) lalu.
Menurut Prabowo, sektor pertanian adalah sumber hidup dan penghidupan bangsa maka perlu adanya peningkatan kesejahteraan bagi petani, membina dan mengembangkan kemampuan teknis dan ekonomi seluruh masyarakat pertanian harus terus dilakukan demi keberhasilan pembangunan sektor pertanian,
Sebagai organisasi yang mewakili petani, Prabowo mengatakan HKTI akan selalu memperjuangkan petani dengan pengusulan anggaran terutama anggaran pembangunan pertanian melalui APBN.
Kata Prabowo, pihaknya telah mengusulkan ke Komisi IV DPR RI  untuk kenaikan anggaran pertanian menjadi 10 persen. Prabowo menegaskan usulan kenaikan anggaran pertanian itu akan selalu dilakukan secara terus menerus hingga disetujui. Dengan anggaran yang memadai, diharapkan segala bentuk permasalahan yang dihadapi petani akan dapat teratasi dan itu tentunya akan berujung pada peningkatan kesejahteraan petani.
Lanjut Prabowo, sejauh ini anggaran untuk pertanian pada APBN masih jauh dari keberpihakan pada
petani, yakni hanya satu persen dari APBN, padahal negara Indonesia dikenal dengan negara agraris.
Melalui kegiatan Penas KTNA, Prabowo berharap bisa memacu dan menimbulkan semangat baru petani dan nelayan untuk lebih maju melalui inovasi dan teknologi. 
Acara Temu Wicara juga dihadiri Ketua Umum KTNA Pusat, Winarno Tohir dan pakar pertanian M Jafar Hafsah. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...