Jatim Tuan Rumah Penas KTNA Tahun 2014Berhasil Sisihkan 5 Provinsi Lainnya
2011-06-21 03:15:46
SAMARINDA, Ketua Umum Panitia Daerah Penas XIII petani nelayan 2011, M Yadi Sofyan Noor menjelaskan, berdasarkan hasil keputusan Rembug Penas KTNA ke XIII, Provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi tuan rumah penyelenggara pelaksanaan Penas KTNA ke XIV tahun 2014 mendatang. "Penentuan tuan rumah penyelenggara Penas KTNA ke XIV tahun 2014 mendatang, sebelumnya di ikuti oleh 6 provinsi yaitu Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Bali, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Timur, dimana sebelumnya ke enam calon tuan rumah Penas KTNA tidak ada yang mau mengalah, dan semuanya mau menjadi tuan rumah, dan untuk menentukan siapa yang berhak menjadi tuan rumah, akhinya disepakati dilakukan voting, dan setelah dilakukan voting provinsi Jawa Timur menjadi pemenangnya setelah sebelumnya memperoleh 22 suara,"papar Yadi Sofyan Noor kepada media ini sebelum mengikuti rapat koordinasi pelaksanaan Penas KTNA ke XIII yang digelar Senin (20/6) di ruang Serba Guna Kantor Gubernur Kaltim. Menurut Yadi Sofyan Noor, walaupun Provinsi Jawa Timur yang berhasil menjadi tuan rumah penyelenggara Penas KTNA ke XIV tahun 2014, namun belum diketahui di kabupaten/kota mana yang nantinya akan ditetapkan menjadi penyelenggara, karena itu merupakan hak intern pihak penyelenggara. "Walaupun belum diketahui di kabupaten/kota mana yang akan ditunjuk sebagai penyelenggara, kita sudah mengetahui provinsinya yaitu provinsi Jawa Timur, oleh karena itu kita akan menunggu hasil rapat yang akan dilakukan provinsi Jawa Barat,"ujarnya. Ketika disinggung bagaimana pelaksanaan penas KTNA di Kukar yang kini sudah memasuki hari ke 3, menurut Yadi Sofyan Noor, semuanya berjalan aman dan lancar sesuai apa yang diharapkan bersama, dan keberhasilan itu tentunya berkat kerja sama seluruh panitia maupun dinas instansi, lembaga yang berusaha bekerja maksimal, sehingga pelaksanaan Penas KTNA berjalan lancar. "Alhamdulillah, pelaksanaan Penas KTNA di Kukar berjalan lancar dan aman, walaupun ada kendala yang dihadapi tetapi semua itu sudah bisa diatasi oleh penitia setempat, sehingga apa yang kita harapkan bisa berjalan dengan baik,"ujarnya. Mengenai batalnya presiden SBY menghadiri puncak pelaksanaan Penas KTNA, Yadi Sofyan Noor mengatakan memang itu diluar perkiraan, kerana sebelumnya beliau bersediah hadir. Namun karena kesibukannya beliau tidak bisa hadir. "Kita ketahui, Presiden SBY tidak bisa hadir pada puncak pelaksanaan Penas KTNA, namun beliau bersedia berdialog dengan peserta Penas KTNA melalui vedio comprence, dan diharapkan pada pelaksanaan acara dialog tersebut semuanya berjalan aman dan lancar sesuai apa yang kita harapkan bersama,"kata Yadi Sofyan Noor.mar/adv
|