SBY Batal Hadiri Puncak Penas KTNADialog dengan Peserta Penas Melalui Video Comprence
2011-06-21 03:24:12
SAMARINDA, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan, karena kesibukan-kesibukan beliau yang baru saja datang dari luar negeri, Presiden SBY (Susilo Bambang Yhudoyono), secara pribadi tidak bisa datang untuk menghadiri puncak pelaksanaan Penas KTNA ke XIII yang digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara Kaltim. "Walaupun Presiden SBY tidak bisa berkenan hadir, namun beliau berkenan berdialog dengan peserta penas KTNA melalui vedio comprence, yang akan dilaksanakan Rabu (20/6) pukul 10.00 Wit bertempat di Gedung Pencak Silat GOR Aji Imbut Tenggarong Seberang,"kata Awang Faroek Ishak dalam acara jumpa pers Senin (20/6). Menurut Awang, walaupun tidak bisa bertetap muka langsung dengan Presiden SBY, melalui acara dialog dengan peserta Penas KTNA melalui vedio comprence, tentu diharapakan pemerintah pusat khususnya presiden bersama menteri terkait bisa menampung aspirasi, keluhan para petani dan nelayan, sehingga aspirasi para petani dan nelayan tersebut, nantinya ada singkronisasi program-program pembangunan pertanian, baik antara pusat dan daerah hal ini yang terpenting, sebab program pertanian tidak boleh jalan sendiri-sendiri. "Tetapi apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat khususnya dalam sektor pertanian dan perikanan, daerah harus mendukungnya, seperti dalam revitalisasi pertanian yang telah dicanangkan pusat, tinggal bagaimana implementasinya di daerah,"kata Awang Ketika disinggung ketidak hadiran Presiden SBY, apakah ada agenda yang akhirnya ditunda. Awang menjelaskan memang batalnya Presiden SBY menghadiri puncak pelaksanaan Penas KTNA, ada beberapa acara yang seharusnya dilakukan langsung oleh beliau, namun tidak jadi batal akhirnya acara itu ditunda, seperti peresmian pembangunan bandara Sepinggan, peletakan batu pertama pembangunan Pupuk Kaltim 5, selain itu juga pemberian penghargaan juga ditunda. "Walaupun puncak pelaksanaan Penas KTNA tidak jadi dihadiri oleh Presiden SBY, namun beberapa agenda lainnya tetap dilaksanakan, dan hal itu tentunya tidak berpengaruh terhadap beberapa acara yang sebelumnya sudah diagendakan panitia," kata Awang Sementera itu, Bupati Kutai Kartanegera Rita Widyasari menjelaskan, bahwa batalnya Presiden SBY menghadiri puncak pelaksanaan Penas KTNA, tidak menjadi masalah, sebab beliau bersedia tetap bersedia berdialog dengan peserta Penas KTNA walaupun itu melalui vedio comprence, oleh karena itu panitia kabupaten akan terus berusa secara maksimal untuk menyiapkan tempat vedio comprence, sehingga nantinya dapat terlaksana lancar dan aman. "Sesuai hasil kepepakatan yang telah diambil, untuk acara vedio comprence ditetapkan di gedung pencak silat, dimana gedung tersebut bisa menampung 3.000 peserta, oleh karena itu diharapkan seluruh pihak terkait nantinya bisa bekerja maksimal sehingga pelaksanaan vedio comprence bisa berjalan sesuai apa yang kita harapkan bersama,"ujar Rita.mar
|