Disnakertrans Berau Rencana Bangun PHIBentuk Perhatian Pemkab Terhadap Buruh
2011-06-22 06:03:18
TANJUNG REDEB, Poskota Kaltim – Upaya Pemkab Berau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) meningkatkan perhatian terhadap nasib buruh terus dilakukan. Salah satuanya adalah, rencana membangun gedung Peradilan Hubungan Industrial (PHI). PHI ini nantinya sebagai wadah keadilan, jika antara buruh dan perusahaan bermasalah. Plt Kadisnakertrans Berau, Fatah Hidayat kepada wartawan koran ini menjelaskan, rencana pembangunan gedung PHI itu sudah ada sejak peringatan Hari Buruh sekitar bulan Mei Tahun 2010 lalu, dan rencana ini pada saat itu langsung mendapat restu dari Bupati Berau Drs H Makmur HAPK MM. Kata dia, lahan yang dibutuhkan untuk membangun PHI itu sudah tersedia 1500 perkan. Dan sekarang, Mahkamah Agung (MA) tinggal menunggu kesiapan Pemkab Berau. Jika persyaratan itu semua terpenuhi, dan lahan siap dibangun, permohonan Pemkab Berau bisa langsung setujui MA, bahawa penempatan PHI di wilayah uatara Kaltim dipusatkan di Berau. “Tarakan juga memohon, agar PHI itu dibangun di sana. Tapi kalau kita lebih siap duluan, kita lah yang diberi izin MA,” kata Hidayat. Jika Berau sudah mendapatkan persetujuan dari MA, maka daerah lainnya tidak bisa mendapatkan izin. Karena wilayah utara Kaltim hanya diizinkan satu tempat. “ Jadi nanti kalau sudah ada PHI di berau, penyelesaian masalah buruh di Bulungan, Tanah Tidung, Tarakan, Malihau, Nunukan nanti semua diselesaikan di Berau,” jarnya. Hidayat yang juga menjabat sebagai Sekretaris Disnakertrans Berau ini menambahkan, selama ini jika ada persoalan antara buruh dengan perusahaan diselesaikan di Samarinda. Karena PHI nya ada disana. Sehingga mau tidak mau karyawan yang ingin mendapatkan keadilan harus rela merogoh kantong lebih dalam. Mengingat biaya transportasi ke Berau Samarinda tidak sedikit, meski lewat darat. Belum lagi biaya menginap di hotel dan biaya hidup selama di Samarinda. “Kalau yang punya saudara disana mungkin agak ringan, sebab tidak perlu menginap di hotel. Tapi bagaimana pun juga tetap saja membebani karyawan yang bersangkutan,” ungkapnya. Karena itu dirinya berharap Berau lebih dulu menyatakan siap, untuk dilakukan pembangunan PHI. Imbuhnya. Dirinya optimis rencana pembangunan PHI ini terealisasi. Mengingat persiapan Berau sudah mendekati sratus persen. Disingung soal pendanaan, dirinya berharap ada shering antara APBD II dan APBN. Agar proses pembangunannya sesuai apa yang diharapkan bersama. “Inilah salah satu upaya – upaya yang sudah dilakukan Bupati memberikan perhatian terhadap nasib buruh selama ini," pungkasnya. roz
|