Penas Dirangkai Apresiasi Perencanaan Peternakan Nasional2011-06-22 06:27:32
SAMARINDA,Pekan Nasional (Penas) XIII Petani Nelayan 2011 Kabupaten Kutai Kartanegara dirangkai dengan kegiatan pertemuan Apresiasi Perencanaan Peternakan Nasional 2011 yang diselenggarakan Kementerian Pertanian. “Kerjasama Dinas Peternakan Kaltim dengan Kementerian Pertanian khususnya Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Apresiasi ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi perencanaan pembangunan peternakan antara pusat, provinsi maupun kabupaten dan kota se-Indonesia,” ujar Kepala Dinas Peternakan Kaltim H Ibrahim, disela pertemuan Apresiasi Perencanaan Peternakan Nasional di Hotel Mesra Samarinda, Minggu (19/6). Menurut dia, sesaui dengan program dan kebijakan pembangunan Kementerian Pertanian dengan fokus mengembangkan lima komoditas startegis, yakni padi, jagung, kedelai, tebu dan sapi/kerbau, serta 34 komoditas unggulan di kawasan sentra produksi. Sedangkan pembangunan kawasan sentra produksi ini dibangun secara terpadu sesuai dengan need assessment (penjajakan kebutuhan) dan dirancang secara multi-years (tahun jamak) yang dimulai sejak 2012. Selain itu, mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2012 yaitu Percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan didukung pemantapan tata kelola dan sinergi pusat daerah, maka telah ditetapkan 11 prioritas pembangunan nasional yang lima diantaranya terkait dengan pembangunan pertanian. Yaitu, reformasi birokrasi dan tata kelola, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan dan infrastruktur, serta lingkungan hidup dan bencana. Oleh karenanya, penjabaran program dan kegiatan pembangunan pertanian di daerah harus sejalan dengan lima prioritas ini. “Pertemuan apresiasi ini bertujuan meningkatkan kualitas kebijakan dan program yang mengarah pada pemanfaatan sumber daya lokal untuk membangun peternakan yang berdaya saing dan berkelanjutan,” katanya. Terutama lanjutnya, membangun sistem peternakan nasional yang mampu memenuhi kebutuhan terhadap produk peternakan dan mensejahterakan peternak. Sehingga, mengambil momen Penas ini seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) di subsektor peternakan mampu meningkatkan perannya dalam mewujudkan program-program tersebut. “Ditetapkannya pencapaian Swasembada Daging 2014 merupakan upaya bersama yang harus diwujudkan dengan memperkuat komitmen bersama dan sinergitas pusat dengan daerah. Hal ini haruslah menjadi tanggungjawab bersama,” harap Ibrahim. Peserta Apresiasi Perencanaan Peternakan Nasional 2011 berjumlah 300 orang, terdiri dari panitia pusat, Dinas Peternakan Provinsi se-Indonesia, Dinas/Kantor/Badan Peternakan kabupaten dan kota, Dinas/SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim, perguruan tinggi, perbankan dan organisasi profesi/asosiasi. Menghadirkan nara sumber dari Kementerian Pertanian, diantaranya Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabag Keuangan dan Perlengkapan Ditjen Perbendaharaan, serta Perencana Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.mar/adv
|