Kaltim Harus Banyak Belajar dari KalselUpaya Budidaya Ikan yang Mulai Langka
2011-06-22 06:29:21
SAMARINDA, Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sofyan Alex mengharapkan, agar dalam penyelenggaraan Penas KTNA ke XIII di Kutai Kartanegara, Dinas Perikanan Provinsi Kaltim khususnya dan kabupaten/kota umumnya di Kaltim bisa banyak belajar dari Kalsel dalam upaya pembudidayaan ikan-ikan yang langka. "Selama ini, ikan-ikan seperti belida, biawan, pepuyu, patin dan ikan lainnya hanya bisa ditangkap, tetapi tidak ada upaya untuk membudidayakannya, sehingga lambat laun ikan-ikan tersebut bisa punah yang merupkan ciri khas Kaltim akan sirna," kata Sofyan Alex kepada media ini, usai menyaksikan agri cultre balai budidaya air tawar Mandiangin Kalimantan Selatan, arena Penas KTNA ke XIII di kompleks GOR Aji Imbut Tenggarong Seberang. Menurutnya, Kalsel jauh lebih jauh berkembang, karena dinas perikanannya melalui balai budidaya air tawar sudah berhasil membudiyakan ikan-ikan yang mulai langka, seperti ikan pepuyu, patin, biawan yang merupakan ikan-ikan komoditi yang potensial, oleh karena itu kita mengharapkan agar dinas perikanan Kaltim bisa belajar banyak kepada Dinas Perikanan dan balai budidaya air tawar mandiangin Kalimantan Selatan. "Oleh karena itu, kita akan memanggil dinas perikanan Kaltim, terkait upaya dalam pembudidayaan ikan-ikan ciri khas yang ada di Kaltim, kalau daerah lainnya bisa membudidayakan ikan , kenapa kita tidak bisa melakukannya, kalau memang ada kendala, apa permasalahnnya,"jelasnya. Selain itu, kata Sofyan Alex, dari pelekasanaan Penas KTNA di Kukar banyak informasi dan teknologi yang harus diserap baik pera petani maupun nelayan khususnya dinas perikanan, sehingga informasi dan teknologi yang diterima baik melalui rembug, maupun melalui pameran yang dilaksanakan bisa diserap, seperti upaya pembudidayaan ikan-ikan langka maupun yang dilakukan Dinas Perikanan Kalsel, bisa dicontoh untuk dikembangkan. "Maka dari itu, kita harapkan seluruh petani dan nelayan kita bisa menyerap informasi dan teknologi yang dipamerkan, sehingga nantinya bisa diterapkan dan dikembangkan, dan hal tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan kita,"ujar Sofyan Alex.mar/adv
|