Pemkab Kubar Diminta Peduli

Untuk Peningkatan Akses Poros Darat Long Daliq-Long Iram

2011-06-23  06:06:10

Sendawar, AKses Darat penghubung Ibukota Kecamatan Long Iram menuju Kampung Long Daliq yang notabene satu-satunya akses penghubung darat ke Ibukota Kecamatan, hingga kini menjadi keluhan warga. Maklum,  selain sebagai akses ekonomi, juga vital bagi siswa-siswi sekolah setiap hari pulang-pergi menuntut ilmu, akses itu hingga kini hanya dilapisi pengerasan batu kerikil (koral) yang masih sangat jauh dari memadai jika dilalui kendaraan bermotor, karena sebagian masih berlumpur digenangi air hujan.
"Warga sangat mendambakan jalan itu licin beraspal menuju Kampung Sukomulya pak (wartawan, red), tapi bagaimana lagi, kami hanya bisa mengusulkan kepada Pemerintah Kecamatan dan Pemkab. Ini jalur paling aman untuk transportasi warga, jika menggunakan perahu lewat sungai mahakam sangat besar bahaya karam dan tenggelam, apalagi para pedagang ikan dan pedagang sayur juga anak-anak sekolah setiap hari ke Ibukota Kecamatan Long Iram," tutur Petinggi Kampung Long Daliq, Dra Albina, kepada  Poskota Kaltim dikediamannya RT 02 Kampung Long Daliq, beberapa waktu lalu.
Albina mengatakan akses darat Long Daliq-Sukomulyo sangat penting bagi warganya, terutama anak-anak sekolah SMP dan SMA, yang umumnya bersekolah ke Ibukota Kecamatan Long Iram. Bahkan jika warga hendak ke Ibukota Sendawar, maka satu-satunya akses darat adalah jalur tersebut. Karena itu katanya lagi, harapan dan usulan hanya kepada Pemkab Kubar, agar dapat dilakukan peningkatan badan jalan, baik diperbesar ataupun di aspal.
"Sebagai kepanjangan dari aspirasi warga Long Daliq, Kami mengharapkan adanya peningkatan badan jalan dari Kampung Sukomulyo ke Kampung Daliq, sehingga tidak ada lagi keluhan warga. Kalau jalan darat itu mulus, maka perekonomian dari dan ke wilayah itu akan berjalan baik pula," harap Albina.
Salah seorang warga Long Daliq, Abet, juga mengharapkan akses itu dapat diperhatikan pemerintah. Menurutnya, akses darat memperlancar ekonomi wilayah, mempermudah ke Ibukota Kecamatan Long Iram dan ke Sendawar.
"Kalau jalan beraspal, kami mudah pulang pergi ke Long Iram dan Sendawar, begitu juga anak kami yang setiap pagi dan sore pergi-pulang ke Long Iram, timbul kekawatiran terlambat atau pakaian seragam sekolah kotor kena lumpur. Koral pengerasan jalan itu banyak yang hanyut tergerus banjir sungai mahakam, maka badan jalan perlu ditinggikan lagi," terangnya.
 Hal senada diungkapkan seorang pelajar SMAN Long Iram Rosa Elviani. Rosa mengaku kesulitan melalui poros Sukomulyo-Long Daliq, sehingga memilih nge-kost di  Long Iram Kota, karena setiap pagi kadang terlambat datang kesekolah, lantaran jalan berlumpur, terbentuk parit ditengah jalan akibat hujan, serta pengerasan batu koral tidak teratur.
"Dulu saya dengan teman-teman bolak-balik sekolah di Long Iram, tapi karena takut sangsi sekolah akibat terlambat masuk, mau tidak mau tinggal di kos-kosan. Padahal kalau pulang pergi dari kampung dapat membantu orang tua, tapi jalan sulit dilalui sepeda motor mas (wartawan, red)," imbuh Rosa kepada Poskota Kaltim di Long Iram Kota, minggu lalu.
AKSES DARAT SUKOMULYO-TUKUL JUGA MINTA DIPERBAIKI
Akses darat penghubung Kampung Sukomulyo, Kecamatan Long Iram, menuju Kampung Tukul, Kecamatan Tering, hingga saat ini terbilang belum layak dilalui kendaraan bermotor, sehingga masyarakat kedua wilayah berharap Pemkab segera memperhatikan untuk peningkatan badan jalan dengan pengerasan aspal.
"Saat musim hujan berlumpur, sulit dilalui sepeda motor, padahal kalau menggunakan jalan darat itu lebih cepat, jika menggunakan perahu melalui sungai mahakam, agak lama dan terancam bahaya perahu karam," papar Lius, salah seorang warga Kampung Tukul, yang berjualan ikan segar di pasar tradisional Long Iram, kepada Poskota Kaltim penghujung bulan lalu.
Terpisah, Camat Long Iram, Junaidi Mpd, mengatakan pemerintah terus meemperhatikan dan memajukan pembangunan wilayah itu. Bahkan infrastruktur vital terus diadakan dan ditingkatkan dengan mengukur pada kemampuan keuangan daerah.
"Semua infrastruktur vital ditingkatkan dan diadakan sesuai kemampuan keuangan Pemkab. Jalan darat ke Kampung Long Daliq tetap diperhatikan, bahkan salah satu jembatan besar yang melintas di anak sungai menuju kampung itu saat ini telah selesai dibangun. Masih di tahun ini, jalan darat Long Iram menuju Tering Lama Baru, Kecamatan Tering, juga akan segera di-semenisasi. Sedangkan jalan darat yang menuju Kampung Tukul juga sedang dalam rencana usulan untuk ditingkatkan. Kami berharap masyarakat bersabar dan memahami kemampuan keuangan daerah untuk membangun, sementara Pemerintah Kecamatan terus bergeliat untuk pembangunan wilayah," tutur Junaidi kepada Poskota Kaltim melalui telepon selulernya, Rabu (22/06/2011).imr

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...