Polres Intensifkan Operasi Pekat2011-06-23 06:08:46
TANJUNG REDEB, Tekan penyakit masyarakat, Polres Berau Selasa (21/6) malam menjaring 15 orang wanita muda dan 3 orang pria dari 4 tempat hiburan malam. Hasil itu merupakan lanjutan operasi pekat yang tengah digencarkan aparat kepolisian. Seluruh yang terjaring diangkut ke Mapolres Berau jalan Pemuda Tanjung Redeb, dikarenakan tidak dapat menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat diperiksa petugas. Operasi yang dipimpin Kabag Ops Kompol, IGK,Arwindu,SH,MH didukung Kasat Reskrim AKP Harun Purwoko SH menyisir 4 THM di Kecamatan Sambaliung, yakni Anggi,Bukit Ilanun,Aries, dan dan Puncak Gembira. Menurut Kapolres Berau, AKBP Endro Prasetyo, melalui kabag Ops, menyebutkan operasi Pekat itu akan rutin dilaksanakan. “Yang terjaring malam mini,adalah mereka yang tidak dapat menunjukan KTP Berau, juga ada yang tidak punya KTP sama sekali,” jelasnya. Selanjutnya diberikan penyuluhan hak dan kewajiban sebagian besar perempuan yang terjaring. Dimana diketahui, rata-rata mereka merupakan pekerja THM. Hal itu disebutkan Arwindu, sebagai upaya perlindungan kepada pekerja, memperjelas kontrak kerja. “Yang terpenting karena kerja disini mereka harus punya KTP sini,” tegasnya. Selain itu, menurut Arwindu, untuk menekan penyebaran penyakit kelamin, dimana terindikasi selain pekerja THM mereka juga nyambi sebagai penjaja cinta. Hal itu meruapakan salah satu perhatian aparat, aku Arwindu. Target utama pekat ditambahkan adalah merazia warga yang membawa Sajam, narkoba termasuk prostitusi. Menyikapi masih banyaknya karyawati THM tang tidak memiliki identitas, menurut kabag Ops, pihaknya berencana mengundang semua pengelola THM untuk membicarakan masalah tersebut. “Sebab kita juga peduli dengan nasib mereka,” ujarnya. Terpenting menurutnya, dengan rutinnya dilakukan operasi Pekat, terutama di THM guna mengindentifikasi kemungkinan adanya perdagangan perempuan. Asal usul pekerja harus jelas, dan akan diselidiki apakah dating ke Berau atas kemauan sendiri atau dibawa seseorang. “Bisa saja orang tua mereka ada yang tidak tahu,” tandasnya. as
|