SMKN 6 Cetak SDM Siap Pakai2011-06-23 06:26:49
SAMARINDA, Prestasi lagi bagi SMKN 6 Samarinda Jl Batu Cermin Sempaja. Kali ini dipercaya CV Honda Semoga Jaya untuk membuka kelas Honda mulai tahun pembelajaran 2011/2012. “Kita bangga terus dipercayai pihak industry dalam mencetak SDM-SDM siap pakai. Dengan Semoga Jaya sendiri, ini bukan hal baru karena sudah sering menggandeng mereka dalam berbagai kegiatan sejak tahun 2003,” ungkap kepala SMKN 6 Sudarto kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini. Sudarto mengatakan penawaran ini didapat pada saat siswa mereka mengikuti kontes mekanik di Honda Semoga Semoga Jaya oleh Johanes Santoso dari Astra Honda Motor Jakarta. Ia mengaku mereka mampu meyakinkan industry bahwa fasilitas utama dan fasilitas fasilitas pendukung untuk proses belajar mengajar sangat memadai, sehingga bisa membuka kelas Honda. “Sebelumnya kita juga sudah ada kelas Trakindo Utama untuk teknik alat berat, kelas Mahakam Sumber Jaya untuk jurusan geologi pertambangan, dan kelas Sanggar Sarana Baja untuk teknik las,” terang Sudarto. Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Samarinda HHarimurti WS mengatakan inibentuk nyata sinergi antara Dinas Pendidikan dan Industri. “Memang khusus kelas ini kompetensinya kepada kendaraan roda dua. Mulai dari servis sampai perakitannya, dan kedepandapat menjadi pusat perakitan Honda di Kalimantan.Saya juga berharap nanti ada kelas Toyota, seperti SMKN 7 ada kelas Axio,” ucap Harimurti ditemui di kantornya. Menurutnya Ini langkah yang harus dilakukannya, supaya tidak ada anak setelah lulus tidak mandiri dan ada yang menganggur. “Mereka memang dipersiapkan sebagai tenaga kerja yang siap pakai,” kata Hari lagi. Ditegaskan Hari, anak boleh lulus ujian nasional (UN), tapi jangan sampai tidak memegang sertifikat. “Anak SMK harus dua-duanya, lulus UN dan pegang sertifikat. Kalau tidak memegang sertifikat, dia wajib mengulangi untuk mendapat sertifikat,” tandas Hari. Sementara Technical Department Head Jonda Semoga Jaya Solichin Nur Ambyah mengatakan komitmen dari Honda adalah ingin memajukan dunia pendidikan,khususnya sekolah yang membuka kompetensi keahlian teknik sepeda motor. Menurut Solichin nantinya dari kerja sama ini bisa menghasilkan mekanik lulusan dari SMKN6 yang handal danmampu mengisi lowongan kerja di industri atau mampu berwira swasta mendirikan bengkel sepeda motor dengan standar Honda. “Peluang ini cukup besar karena saat ini setiap bulannya saja diSamarinda unit sepeda motor Honda terjual lebih 6.000 unit.Hitung saja berapa satu tahun unit sepeda Motor Honda yang terjual , ini kan peluang besar bagi mereka yang mau menekuni menjadi mekanik,” katanya. Dalam kerjasama ini, Honda berjanji memberikan bantuan berupa training instruktur/guru, materi pembelajaran berupa hard/soft copy, tempat praktik kerja industri bagi siswa, peralatan praktik dan tools standar Honda, dan kurikulum pembelajaran standar Honda.john
|