Pedagang Sapi Lokal Berharap Indonesia tak Tergantung Australia2011-06-23 06:28:40
SAMARINDA, Keputusan Australia menghentikan ekspor sapi bakalan ke Indonesia disambut baik peternak sapi dalam negeri yang selama ini mengaku tertekan dengan kedatangan sapi bakalan Australia. Para peternak justru berharap agar pemerintah tidak lagi mendatangkan sapi dari australia agar para peternak sapi dalam negeri bisa meningkatkan produksi sapi lokal. Pasar ternak yang berada di lokasi Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) di Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara diserbu pengunjung, apalagi kandang 3 ekor sapi pejantan yang memiliki bobot mencapai 900 kg yang selama ini membuahi sapi-sapi lokal. 2 ekor bibit sapi Unggulan Sapi Simental dan Limosin ini didatangkan dari pulau jawa dan kemudian dikembangkan dengan dikawinkan dengan sapi-sapi lokal dan menghasilkan sapi lokal yang diberi nama sapi Simental campuran. Para peternak mengaku dengan pola semacam ini kebutuhan daging lokal dapat dipenuhi oleh peternak lokal. “Dengan adanya sapi pejantan yang tangguh seperti sapi simental, dan limosin diharapkan produksi sapi local akan terus meningkat dan upayanya mampu terus memenuhi kebutuhan daging di Indonesia,” kata Rifai penanggung jawab pembibitan sapi asal Samarinda. 2 sapi unggulan ini ditambah satu sapi hasil kawin silang simental dan Limosin yang saat ini berada di pembibitan sapi di Samarinda ini telah menjadi andalan kebutuhan bibit sapi local di Samarinda. Sementara itu Mesidi Peternak asal Samboja Kutai Kartanegara mengatakan tidak didatangkannya sapi Australia membuat harga sapi lokal semakin meningkat bahkan bisa meningkatkan kesejahteraan para peternak sapi. selama ini para peternak mengaku meski harus mengeluarkan biaya yang cukup besar dalam perawatan mereka tidak bisa mengambil untung yang cukup besar akibat harga sapi Australia yang lebih murah. “Tidak adanya sapi asal Australia membuat peternak local menjadi bergairah, apalagi harga ternak dalam negeri akan kembali bersaing, “ kata Mesidi. Sementara itu di kampung ternak yang dibuka pada acara Penas KTNA di Kutai Kartanegara, juga dilakukan transaksi jual beli sapi yang didatangkan dari beberapa daerah di Kaltim dan sapi dari Propinsi Lain. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...