Pertanian Dapat Dukungan Penuh Pemerintah2011-06-23 06:29:58
TENGGARONG, Pembangunan pertanian dalam arti luas mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan DPR RI. Dukungan tersebut disampaikan pada acara press conference Penas XIII Tani Nelayan yang digelar usai acara video conerence antara peserta Penas KTNA di gedung Bela Diri komplek GOR Aji Imbut Tenggarong Seberang, Rabu (22/6). Press conference dihadiri Menteri Pertanian Suswono, Gubernur Kaltim Awang aroek Ishak, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI serta Ketua KTNA. Dukungan tersebut berbentuk rencana kebijakan-kebijakan yang memberikan peluang bagi pembangunan pertanian, termasuk dalam penganggaran, baik di APBN maupun APBD. Mentan Suswono dalam kesempatannya mengatakan, untuk mewujudkan program swasembada berkelanjutan perlu peran dari pemuda sebagai generasi penerus pembangunan. Dalam hal ini, Mentan minta agar generasi terutama mahasiswa yang merupakan masa depan bangsa agar senantiasa mencintai pertanian. Mentan menginginkan mahasiswa menjadikan fakultas pertanian sebagai idola, karena dari pemikiran dan pundak merekalah nantinya pembangunan pertanian dilanjutkan dan ditentukan keberhasilannya. Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, dia mengatakan pertanian itu masa depan dan sangat penting dibanding yang lainnya. Pasalnya menurut dia, jika tidak perpendidikan tinggi, mungkin cukup dengan bisa baca tulis untuk bisa berbuat. Tapi jika tidak makan karena tidak tersedianya pangan, maka tidak ada yang bisa diperbuat. Untuk itu dia menyatakan sangat mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Sementara Gubernur Awang Faroek menerangkan banyak program dari kebijakan Pemprov Kaltim yang mengarah pada pembangunan pertanian. Namun ada kendala yang masih dihadapi, yaitu belum adanya kekuatan hukum dalam hal tata ruang wilayah untuk mendapatkan lahan pertanian yang potensinya sangat besar di Kaltim. Sedangkan Bupati Rita Widyasari yang berbicara khusus untuk Kutai Kartanegara, dikatakan kebijakan pembangunan pertanian masuk dalam program prioritas dalam pembangunan daerah. Bahkan Rita telah memegang komitmen untuk menciutkan lahan pertambangan untuk lahan pertanian. Pasalnya, dia tidak memungkiri maraknya eksploitasi pertambangan telah menekan luas lahan pertanian. Namun demikian, sebagai daerah yang kaya akan hasil tambang, Rita mengatakan pertambangan juga tidak dapat ditinggalkan dalam menopang pembangunan. Tapi perlu diketahui, lanjut Rita, maraknya izin pertambangan itu dikeluarkan sebelum dirinya menjabat bupati di Kukar. Namun Rita mengatakan sekalipun harus melanjutkan kebijakan pemimpin sebelumnya, dirinya akan melakukan penciutan lahan tambang dengan salahsatunya memanfaatkan lahan eks tambang untuk sektor pertanian, misalnya budidaya ikan pada kolam-kolam eks tambang. yd
|