Presiden SBY Minta Maaf

Tidak Sempat Hadir di Puncak Penas KTNA

2011-06-23  06:32:17

SAMARINDA, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta maaf kepada masyarakat dan  bupati Kutai Kartanegara, beserta pemuka adat, pemuka agama, tokoh masyarakat,  atas ketidak hadirannya pada puncak pelaksanaan Pekan Nasional  Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA)  ke XIII yang digelar di Desa Perjiwa Tenggarong Seberang mulai 18-23 Juni 2011.   
"Kalau tidak salah beliu-beliau ingin sekali bertemu dengan saya secara langsung,  Insyah Allah, nanti  kalau ada kesempatan pasti  bertemu di Kutai Kartanegara, oleh karena atas ketidak hadiran saya pada puncak pelaksanaan Penas KTNA ini, saya memohon maaf kepada, seluruh masyarakat kukar khususnya dan Kaltim umumnya, dan pada saatnya  nanti saya akan berkunjung dan bisa bersilaturahim,"pinta SBY dalam acara dialog interaktif puncak pelaksanaan Penas KTNA  ke XIII melalui video conference.
Seperti diketahui,  pelaksanaan Penas KTNA ke XIII yang digelar di Tenggarong Seberang, rencananya sebelumnya akan dibuka langsung oleh   Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, namun mendekati hari pelaksanaan oleh panitia penyelenggara menjelaskan bahwa Presiden tidak bisa hadir pada acara pembukaan, karena presiden sedang melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.
Walaupun  tidak sempat hadir pada acara pembukaan, yang hanya diwakilkan kepada Wakil Presiden Boediono, sebelumnya juga oleh panitia penyelenggara  menjelaskan bahwa  orang nomor satu di Indonesia akan tetap hadir pada puncak pelaksanaan Penas KTNA ke XIII di Kukar, dimana pelaksanaan Penas yang dipusatkan di Komplek Stadion GOR Aji Imbut Tenggarong Seberang, merupakan perhelatan  nasional yang paling terbesar selama pelaksanaan even akbar yang digelar 4 tahun sekali, baik jumlah pesertanya yang mencapai 30 ribu lebih,  maupun jumlah demplot yang disediahkan yang mencapai 27 hektar.           
Tatapi menjelang dua hari pelaksanaan puncak pelaksanan Penas KTNA ke XIII,Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, melalui jumpa pers  menegaskan, karena  kesibukan-kesibukan beliau yang  baru saja datang dari luar negeri, Presiden SBY (Susilo Bambang Yhudoyono), secara pribadi tidak bisa datang untuk menghadiri puncak pelaksanaan Penas KTNA ke XIII yang digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara Kaltim.
"Walaupun Presiden SBY  tidak bisa berkenan hadir, namun beliau berkenan  berdialog  dengan peserta penas  KTNA  melalui video comference, yang akan dilaksanakan Rabu (20/6) pukul 10.00 Wit bertempat di Gedung Pencak Silat GOR Aji Imbut Tenggarong Seberang,
Menurut Awang, walaupun tidak bisa bertetap muka langsung dengan Presiden SBY,  melalui acara dialog dengan peserta Penas KTNA melalui video comference, tentu diharapakan pemerintah pusat khususnya presiden  bersama menteri terkait bisa menampung aspirasi, keluhan para petani dan nelayan, sehingga aspirasi para petani dan nelayan tersebut,  nantinya  ada singkronisasi program-program pembangunan pertanian, baik antara pusat dan daerah hal ini yang terpenting, sebab program pertanian tidak boleh jalan sendiri-sendiri.
"Tetapi apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat khususnya  dalam sektor  pertanian dan perikanan, daerah harus mendukungnya, seperti dalam  revitalisasi pertanian yang telah dicanangkan pusat, tinggal  bagaimana implementasinya di daerah,"kata Awang.mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...