Istri Minta Cerai Suami Panjat Tower2011-06-24 05:09:12
BALIKPAPAN, Persoalan rumah tangga tidak jarang berakhir tragis jika antara yang bertikai tidak saling mengalah. seperti yang terjadi baru-baru ini, karena tak terima istri menggugat cerai, Midi Antasari (42), nekat mencoba bunuh diri dengan memanjat tower milik Indosat di kawasan Jl Soekarno Hatta KM 4, Balikpapan Utara, Rabu (22/6) malam sekira pukul 23.10 Wita, akibatnya peristiwa itu menggegerkan warga sekitar. Pria setengah baya, Midi nekat memanjat tower setinggi 30 meter yang berada di tengah pemukiman warga, lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek itu diketahui berada di atas tower setelah salah seorang warga melihatnya, akibatnya langsung melaporkan kejadian ini ke kantor polisi Balikpapan Utara. Warga setempat yang melihat kejadian itu berupaya menggagalkan, namun pria berkepala plontos ini tetap tidak peduli dan terus naik sampai ke puncak tower, selidik punya selidik, rupanya niat Midi mengakhiri hidupnya dengan rencana lompat dari tower karena persoalan rumah tangganya yang terus mendera dan sulit untuk dituntaskan dengan baik-baik. Pengakuan Iwan, salah satu rekan Midi, bahwa ulah temannya itu terjadi karena Kasmawati (33) istrinya, meminta cerai menyusul retaknya hubungan rumah tangga mereka sejak beberapa bulan terakhir ini, beberapa hari belakangan ini dia bercerita tentang kehidupan rumah tangganya justru diwarung saya kalau istrinya akan menceraikannya. Diduga kuat akibat depresi pria itu langsung mengambil keputusan nekad dan pukul 18.00 wita atau sekira lima jam sebelum nekat memanjat tower, Midi melontarkan kalimat kepada beberapa rekannya bahwa ia akan menaiki tower namun apa yang diungkapkannya tidak mendapat tanggapan dari rekan-rekannya. Ternyata kata-kata Midi bukan isapan jempol belaka, dengan mengenakan kemeja putih kotak-kotak dipadu celana jeans ia nekat memanjat tower yang jaraknya sekira 50 meter dari warung tempat ia kongkow-kongkow selama ini, saya baru sadar dia memang naik ke atas setelah warga berteriak Midi naik diatas Tower, tutur rekannya yang lain. Upaya Midi, untuk bunuh diri begitu dramatis, berkali-kali ia berteriak mencari keberadaan istrinya dan dari atas tower itu dia berteriak mencari istrinya Kasmawati. "Saya tidak mau pisah, mana dia," teriak Midi berkali-kali., Warga yang panik mencoba mencari keberadaan Kasmawati, dibantu Polisi yang sebelumnya menerima laporan warga mencoba berupaya mencari Kasmawati, sekira pukul 23.15 Wita, Kasmawati tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Rupanya jarak tempat tinggal Kasmawati di Km 5 tidak jauh dari tiang tower itu, sehingga hanya butuh waktu 5 menit untuk mendatangkannya ke lokasi tower yang dipanjat suaminya. Dengan upaya persuasif, petugas meminta Kasmawati agar membujuk Midi untuk segera turun dan mengurungkan niatnya bunuh diri, sambil berteriak Kasmawaty meminta agar Midi turun. "Turun abah, kasihan anak kita, jangan lakukan itu abah, turun abah, turun ini istri mu, kasihan anak kita, teriak Kasmawati. Seakan sia-sia, Midi tak juga mengurungkan niatnya untuk turun, jangan bohong kamu mau kembali ngak, teriak Midi dari puncak tower dengan suara menggema karena ia berada di ketinggian, melihat gelagat suaminya tak juga menurut, Kasmawati akhirnya menangis, saya memang mau cerai pak, tanggal 4 Juli ini sidang saya pertama memang dia menolak tapi saya tetap cerai, jawab Kasmawati sambil menangis Aparat tak tinggal diam, begitu Kasmawati gagal menyurutkan niat suami untuk bunuh diri, proses evakuasi Midi dari puncak tower langsung dilakukan, salah seorang anggota polisi mencoba menjemputnya sampai ke puncak tower tak kurang 30 menit, Aiptu Sukarno melakukan negoisasi dan selama di atas, seluruh permintaan Midi disampaikan akan disanggupi. Setelah yakin permintaan yang dilontarkan Midi tersebut agar istrinya membatalkan gugatan cerainya dikabulkan, tak kurang 1,5 jam berada di atas, Midi akhirnya bersedia untuk turun selanjutnya dibawa ke Mapolsek Utara untuk dimintai keterangan. Puncak retaknya rumah tangga mereka terjadi ketika Midi berurusan dengan hokum, ia masuk penjara dan divonis selama 5 bulan akibat kasus penikaman di kawasan Terminal Batu Ampar beberapa waktu lalu, usai divonis bebas, Midi dan istrinya pisah ranjang. Midi memilih tinggal di rumahnya di Jl Minangkabau sementara Kasmawati memilih menetap di rumah orang tuanya di Km 5 batas kesabaran Kasmawati sudah tidak terbendung hingga akhirnya ia pun menggugat cerai suaminya itu. "Yang jelas saya tidak kuat karena dia itu kasar maka saya tetap harus cerai, jelas Kasmawati. max
|