Ajak Generasi Muda Jangan Malu Jadi PetaniMentan Tutup Penas KTNA ke XIII
2011-06-24 05:23:29
SAMARINDA, Menteri Pertanian Republik Indonesia Ir H Suswono mengajak seluruh generasi muda tidak malu jadi propesi petani, nelayan ataupun peternak. "Karena profesi petani merupakan profesi mulia, oleh karena itu diharapkan agar para petani jangan patah semangat, propesi petani akan selalu ada sampai dunia ini berakhir, dimana persoalan pangan itu akan selalu dibutuhkan sepanjang manusia itu masih hidup," jelas Suswono pada acara penutupan Penas KTNA ke XIII tahun 2011 di Kutai Kartanegara Kaltim, yang digelar Kamis (23/6) di GOR Aji Imbut Tenggarong Seberang. Acara itu juiga dihadiri Gubernur dan wakil gubernur Kaltim beserta jajarannya, Bupati dan wakil bupati Kukar beserta jajarannya, ketua umum KTNA, pera peserta penas KTNA dan undangan lainnya. Menurut Suswono, pada tahun 2050 mendatang, penduduk dunia akan berjumlah 9 miliar orang, dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk tersebut tentu kebutuhan pangan juga akan perlukan bahkan bisa naik dua kalilipat bila dibandingkan sekarang, oleh karena itu, kebutuhan pangan dengan meningkatnya jumlah populasi manusia, tentu hasil pangan harus semakin bersar jumlah yang dibutuhkan, khususnya untu para petani, nelayan dan peternak diseluruh didunia. "Kita akui, tantangan kedepan yang akan dihadapi para petani akan semakin berat, perubahan iklim nyata ada didepan mata, belum lagi konversi lahan, oleh karena itu pada daerah-daerah yang masih punya lahan yang luas segeralah tata dan menjaga lahan yang masih ada tersebut. Dan diminta kepada seluruh daerah, khususnya bupati dan walikota jika memungkinkan segera tetapkan Perda lahan-lahan pertanian yang berkelanjutan. "Oleh karena itu kepada daerah-daerah yang masih punya lahan pertanian yang luas, kiranya bisa menambah lahan-lahan pertanian yang produktif, dan insyah Allah kementerian pertanian akan sepenuhnya membantu agar luas areal lahan pertanian semakin semakin bertambah dan tetap terjaga, sehingga kebutuhan pangan kita bisa terjaga dengan baik dan bisa kita penuhi untuk dalam negeri, dan syukur-syukur kita bisa memberikan pangan untuk dunia,"paparnya. Suswono juga berharap kepada seluruh peserta Penas KTNA ke XIII, agar dapat memanfaatkan dan menerapkan infomasi dan teknologi yang telah digelar selama pelaksanaan Penas, ilmu yang didapat kiranya bisa di implementasikan di daerah masing-masing dengan sebaik-baiknya. "Maka dari itu, sangat diharapkan kepada seluruh pelaku usaha manfaatkan dulu hasil-haisl produk pertanian dari para petani kita, peternak, jangan selalu mengandalkan hasil dari petani-petani luar negeri. berikanlah harga-harga yang menguntukngkan para petani, nelayan maupun peternak, jangan sekali-kali mempermainkan harga produk-produk hasil pertanian yang dihasilkan oleh patani kita,"ujarnya Suswono juga meminta kepada seluruh petani khususny para peserta Penas KTNA ke XIII tahun 2011, jangan ada lahan-lahan yang diterlantarkan, dan diminta kepada para petani agar bisa mensosialisasikan kepada tetangga-tetangganya jangan ada lahan- lahan yang terlantar khususnya untuk memfungsikan lahan pekarangan rumah, sebab apabila itu dikelola dengan baik seperti menanam pekarangan dengan berbagai sayur mayur, hasilnya selain untuk memenuhi kebutuhan tentu juga bisa dijual, sehinhgga dengan begitu taraf hidup para petani akan semakin meningkat.mar/adv
|