Jamsostek Gelar Khitanan Massal

2011-06-27  00:21:16

SAMARINDA,Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail berbagi tips kesehatan yang didapatnya saat mengikuti seminar kesehatan. Tipsnya itu, dengan khitan atau disunat, upaya itu dapat mengurangi resiko kanker serviks (leher rahim).
Tips kesehatan ini disampaikan Nusyirwan dihadapan peserta khitanan massal yang tahun ini kembali dilaksanakan PT Jamsostek Samarinda di kantornya, Sabtu (25/6).
“Salah satu faktor penyebab penderita kanker serviks, melalui orang yang tidak dikhitan. Anak laki-laki harus dikhitan untuk melindungi kesehatan mereka dan kesehatan isterinya. Pencegahan kanker ini bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat. Memang dengan berkhitan bukan untuk saat ini saja, tapi juga kedepan nanti,” ungkap Wawali dihadapan peserta khitanan yang didampingi orang tuanya.
Oleh karena itu, wawali memberi apresiasi terhadap PT Jamsostek yang rutin melaksanakan khitanan massal ini.
“Alhamdulillah, khitanan tidak disepelekan dan disambut baik PT Jamsostek. Harapan kami, kegiatan ini seperti ini bisa berlanjut dan diperluas,” tuturnya.
Nusyirwan dalam kesempatan itu juga banyak berbicara tentang perkembangan pembangunan Kota Samarinda yang memerlukan peran serta masyarakat dan perusahaan.
Ia mengajak masyarakat Samarinda meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Kesehatan itu mahal harganya. Sehingga saya mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan. Karena menjaga kebersihan sama dengan ibadah. Kalau bersih, pasti kita juga akan sehat," katanya.
Memang disebutkan Nusyirwan warga Samarinda dijamin kesehatannya melalui Asuransi Kesehatan Masyarakat Samarinda (Asmara) yang dikelola oleh PT Asuransi Umum Bumiputeramuda (Bumida) Kaltim.
“Tapi, lebih baik hidup sehat, daripada selalu sakit. Kan tidak bisa bekerja kalau sakit-sakitan. Apalagi Asmara tidak menggratiskan semua layanan, yang gratis hanya layanan dasar. Tapi jika misalnya harus kemoterapi maupun cuci darah, tidak semuanya digratiskan. Jadi lebih baik kita mencegah daripada mengobati,” ucapnya.
Kepala Jamsostek Cabang Samarinda, Kusumo mengatakan khitanan massal diikuti 50 anak berasal dari keluarga anggota peserta Jamsostek, panti asuhan dan lingkungan sekitar.
“Khitanan massal yang merupakan program pengobatan Cuma-Cuma ini adalah wujud perhatian dan tanggung jawab PT Jamsostek terhadap masyarakat tenaga kerja khususnya dan masyarakat umum di lingkungan. Tentunya program ini juga dimaksudkan untuk lebih memasyarakatkan program Jamsostek,” katanya.
Selain program ini, sebutnya juga diprogramkan pinjaman uang muka perumahan, koperasi karyawan, dan bea siswa Jamsostek.
“Jadi kita tidak hanya memberikan perlindungan pekerja saja, dalam hal ini peserta Jamsostek. Dimana di cabang Samarinda terdaftar 1.767 perusahaan dengan jumlah pekerja 109.105 orang sebagai peserta Jamsostek,” pungkasnya.john

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...