Haul Akbar Guru Ijai di Islamic2011-06-27 00:22:06
SAMARINDA,Walikota Samarinda H Syaharie Jaang menghadiri kegiatan Isra Mi’raj dan juga Haul Akbar Almarhum KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang dikenal Guru Ijai atau Guru Sekumpul. “Sejak kecil Tuan Guru Ijai dikenal memiliki kecerdasan melebihi teman seusianya, dikenal sebagai ulama kharismatik dan sering dikunjungi masyarakat muslim dari berbagai daerah. Beliau banyak dikagumi umat muslim karena dermawan dan penuh kasih sayang,” ungkap walikota kepada wartawan seusai Haul Akbar Guru Ijai di majid Islamic Center, Sabtu (26/6). Walikota merasa bangga dengan banyaknya majelis taklim, al habsyi dan lainnya di kota Samarinda. Begitu pula saat haul akbar ini, tidak sedikit umat muslim Samarinda yang hadir. Menurutnya dengan mengikuti berbagai kegiatan agama, salah satunya seperti haul ini, bisa mengimbangi kemajuan zaman saat ini yang serba bebas dan terbuka. “Agama adalah tiang utama pembangunan. Tanpa agama, tak ada gunanya sebuah daerah maju, karena pasti tingkat kejahatan dan pelanggarannya tinggi. Dengan iman, maka masyarakat dapat maju dan hidup sejahtera, juga kondusif. Dengan kehendak Allah juga kota kita dijauhkan dari bencana,” ucapnya. Tak hanya haul akbar, walikota juga menghadiri 2 peringatan Isra Miraj yang dilaksanakan di masjid Baiturahim Jl Lambung Mangkurat dan di masjid Al Firdaus dusun Bengkuring Sempaja Utara. Dalam kesempatan itu, walikota yang memberikan bantuan pribadi dan keluarga untuk renovasi masjid Al Firdaus tersebut meminta kepada para Camat dan Lurah di lingkungannya agar terus memantau perkembangan penerimaan siswa baru di sekolah. “Saya berharap jangan sampai ada sekolah yang masih melakukan pungutan terhadap penerimaan siswa baru, tolong camat dan lurah untuk terus memantau perkembangannya apabila ada ditemukan langsung laporkan ke Inspektora agar langsung turun untuk diperiksa,”tegasnya siang itu. Syaharie menekankan praktik pungli tidak boleh ada lagi dalam proses PSB. Pasalnya, menurut dia, untuk pendidikan, Pemkot Samarinda telah mengalokasikannya dalam APBD 2011. ”Kasihan kalau ada saudara atau anak-anak kita dari keluarga tidak mampu, untuk sekolah masih dipungut bayaran,” ucap walikota. john
|