Samarinda Juara Umum Kontes Ternak2011-06-27 00:39:11
SAMARINDA, Para peternak sapi dan kambing yang berada di Samarinda boleh berbangga hati, pasalnya pada Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XIII yang berlangsung di Kukar beberapa waktu lalu, peternak Samarinda berhasil keluar sebagai juara umum dalam kontes ternak, khususnya sapi dan kambing se Kalimantan Timur (Kaltim). Dari 50 piagam dan piala yang disiapkan panitia pelaksana, Peternak kota tepian mampu memboyong 23 piagam yang diperebutkan 7 kabupaten/kota sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. "Untuk ternak sapi ada 10 kategori yang dikonteskan, sedangkan ternak kambing khususnya peranakan ekawa ada 3 kategori, dan hasilnya para peternak kita berhasil mendominasi juara di seluruh kategori hingga bisa keluar sebagai juara umum, dan Kukar sebagai juara umum ke kedua," ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Hj Rini Purwanti kepada wartawan didampingi Kabid Peternakan Yuliana, Jumat (24/06).Peternak Samarinda sendiri dalam kesempatan itu menurunkan 30 ekor sapi dan 25 ekor kambing. Dia menjelaskannya, memang pihaknya telah melakukan persiapan matang sebelum mengikuti ajang kontes yang diagendakan setiap dua tahun sekali, tentunya dengan melakukan pembinaan secara intensif kepada para peternak, khususnya yang berada di sentral pengembang ternak sapi di Tanah Merah dan Makroman serta sentral peternak kambing Etawa di Loa Bahu. "Ini tentunya menjadi prestasi luar biasa bagi kita, artinya kerja keras tim selama ini membuahkan hasil dan tingkat kepuasaanya bisa dirasakan langsung para peternak. Karena hewan yang juara tadi seperti kambing langsung dibeli UPTD Api-api milik Pemprov Kaltim untuk dilakukan pembibitan," kata Rini. Dari hasil prestasi itu lanjutnya, Pemkot bukan berati langsung lepas tangan, tetapi tetap memberikan perhatian kepada para peternak, selain melakukan pembinaan juga memberikan penyediaan obat-obatan kepada hewan ternak, dana pendamping hingga pengadaan hewan. Menurutnya ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan motivasi melakukan program pembangunan peternakan lebih baik di Samarinda. Terlepas dari itu dirinya juga menyadari memang populasi hewan ternak Sapi dan Kambing yang berada di Samarinda mencapai 5.000 ekor per tahun belum bisa cukup mengakomodir kebutuhan konsumsi daging bagi warga Samarinda. Tetapi setidaknya dengan prestasi yang diraih tadi, lanjutnya para peternak telah memiliki kemampuan berusaha terus meningkatkan populasi dan produksi peternakan. "Potensi sebenarnya masih ada, dan peluang usaha juga masih terbuka lebar bagi para peternak, tinggal gimana caranya kita harus jeli melihat kondisi yang ada, khususnya dalam memanfaatkan lahan tidur eks tambang yang sangat berpotensi dijadikan lahan peternakan," pungkasnya. aon
|