Walikota dan Wakil Walikota Baru Ditantang Tangani Banjir

Dari Tahun Ketahun Banjir Hantui Warga Balikpapan

2011-06-30  06:47:11

BALIKPAPAN, Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan selama 7 jam, Selasa (28/6) mengakibatkan banjir disejumlah titik rawan banjir terutama di Kelurahan Damai. Masyarakat harus meninggalkan rumah mereka karena banjir sudah mencapai 60 Cm di atas lantai. Tidak hanya itu, terjadi pula longsor disejumlah titik dan ini harus benar-benar menjadi perhatian pemerintah kota terutama Walikota dan Wakil Walikota yang baru, Rizal Effendy dan Heru Bambang.
"Sebenarnya, masalah tidak baru ini terjadi dan tidak pula baru mulai dibicarakan tapi sudah dibicarakan dan dicarikan solusinya sejak zaman Walikota H Tjutjup Suparna, namun sampai hari ini masalah banjir tidak bias tuntas yang akhirnya menjadi hal yang menakutkan bagi warga Balikpapan terutama dititik-titik banjir," kata Budiman Haris, warga Balikpapan Baru kemarin.
Menurut Budiman Haris, masalah banjir di Balikpapan sebenarnya tidak terjadi lagi jika pemerintah benar-benar serius menangani semua drainase yang ada, mulai dari yang ukuran kecil sampai ukuran besar dan umumnya drainase yang ada memang sudah tidak mampu menampung banjir yang meluap, untuk itu perlu di lebarkan termasuk alur Sungai Ampal yang menjadi pusat banjir mulai dari Balikpapan Utara sampai Balikpapan Selatan.
Drainase yang ada semuanya harus dilebarkan dan yang lainnya didalamkan lagi, kalau yang ada di Sungai Ampal dan Klandasan I dan II harus mendapat perhatian serius dari pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan agar masalah ini bias dilihat secara langsung, kepala DPU dan jajarannya harus turun kelapangan jika turun hujan sehingga tahu persis dimana saja yang menjadi titik rawan banjir dan apa yang harus dilakukan, jangan hanya tunggu laporan dari anak buah.
‘’Kami melihat Kepala DPU Balikpapan belum pernah turun ke lapangan jika turun hujan lebat, hanya menunggu laporan dari anak buah yang bertugas di lapangan. Padahal jika Kepala Dinas PU ikut terjun ke lapangan pada saat turun hujan maka dipastikan dia tahu persisi apa yang harus dilakukan,’’ tegasnya lagi.
Hujan lebat yang mengguyur Balikpapan mengakibatkan banjir besar di pemukiman masyarakat Manggar mulai dari depan asrama haji sampai dekat jembatan Manggar. Banjir meluap sampai badan jalan, rumah masyarakat banyak yang tergenag air banjir, kalau dilihat tetap drainase yang sempit dan perlu dilebarkan dan didalamkan lagi selanjutnya secara rutin dilakukan pembersihan.
Beberapa jalur jalan yang terendam membuat aktifitas warga terganggu seperti untuk melintasi beberapa wilayah terpaksa harus terhenti sekitar 2 jam karena sulitnya menembus arus banjir yang ketinggiannya mencapai setinggi dada orang dewasa terutama di wilayah Damai, dan di wilayah simpang tiga Gunung Malang, ditempat ini ketinggian banjir mencapai pinggang orang dewasa mengakibatkan jalur ini tidak dapat dilalui samasekali oleh kendaraan.
Selain itu, kawasan depan masjid Sahibussalim juga tergenang hingga setinggi lutut, sedangkan di depan Hotel Blue Sky, jln.  Letjen Soeprapto, Kebun Sayur  setinggi lutut orang dewasa, dan di sekitar PLTD Gunung Malang dan SPBU Gunung Malang air banjir setinggi lutut orang dewasa, selain itu dikawasan rendah depan jalan Tumaritis dibawah RSKD banjir mencapai 1 meter.
Banjir yang melanda Balikpapan khususnya kawasan Gunung  Kawi dan sekitarnya memang biasa terjadi jika curah hujan tinggi, dan banjir terjadi mulai depan Taman Adipura, jalan A Yani sampai jalan P Antasari, akibat banjir, jalur dari Rapak untuk melintas jln. A Yani depan Taman Adipura tidak dapat dilintasi sekitar 2 jam karena tinggi air mencapai pinggang orang dewasa.
Menurut Budiman Haris, dia menyarakan agar walikota dan wakil walikota menargetkan akan mengatasi masalah banjir dalam tiga bulan pertama atau 100 hari kerja sejak dilantik menjadi walikota dan wakil walikota Balikpapan, sebab masalah ini membuat masyarakat akhirnya mempertanyakan kinerja pemkot.
‘’Walikota dan wakil walikota harus tegas masalah banjir, masa dari tahun ke tahun hanya itu yang dibicarakan oleh masyarakat, seolah-olah pemkot Balikpapan kehilangan akal untuk mengatasi banjir yang menghantui masyarakat Balikpapan,’’ tegasnya menambahkan.  max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...