Direktur PDAM Turun Bersihkan Lumpur2011-06-30 06:50:58
TANJUNG REDEB, Dengan keterbatasan anggaran untuk pembiayaan operasional termasuk pemeliharaan, Rabu (29/6) seluruh karyawan pria PDAM Tirta Segah gotong royong membersihkan lumpur yang memenuhi muara aliran air yang masuk ke intake utama di Kelurahan Rinding Kecamatan Teluk Bayur. Tidak tanggung-tanggung, Direktur PDAM, Bahriansyah SE sendiri turun tangan ikut berkutat dengan lumpur yang dalamnya sampai sepinggang orang dewasa. “Kita maksimalkan hari libur untuk menangani masalah ini, karena biaya kita terbatas untuk membayar orang membersihkannlumpur ini, inipun dengan manual,” jelas Bahriansyah yang ditemui disela-sela gotong royong masih dengan badan penuh lumpur. Pendangkalan yang terjadi, menurutnya bukan masalah yang sepele. Konsekwensinya bisa menghentikan distribusi air bersih ke pelanggan. Secara teknis dijelaskan, debit air yang masuk sangat berkurang pasca terjadinya pendangkalan dimuara intake pinggir sungai Segah. kendati dalam musim penghujan ataupun air pasang, air yang masuk zona pengolahan sangat berkurang dibandingkan pada saat normal dulu. Terlebih saat memasuki kemarau, tidak menutup kemungkinan tidak ada air yang masuk. “Kalau sampai terjadi, bisa-bisa distribusi tidak akan jalan,” ungkapnya lagi. Dalam rencana optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, Saat ini tengah direncanakann pembangunan intake baru Tirta Segah. Memuluskan rencana itu, Bahriansyah berharap dukungan penuh pemerintah daerah dan DPRD Berau. “Harapan kami, dikabulkan permohonanan anggaran untuk rencana pembiayaan pembangunan intake baru. Hasil pantauan lapangan, debit air masuk sangat menipis. Pada saat air surut ketinggian air yang masuk ambang pintu air tidak lebih hanya sekitar 30 centimeter. Tampak pengerukan lumpur yang dilakukan sangat terbatas hanya dengan mengandalkan alat seadanya seperti cangkul, sekop dan papan. “Apalagi memasuki musim kemarau jika tidak dibersihkan maka distribusi air bisa tidak jalan, makanya kita manfaatkan libur hari ini,” tandas Bahriansyah. as
|