Sekolah Harus Memiliki Kelas Unggulan

2011-07-01  06:30:04

SAMARINDA, Setiap sekolah di Samarinda mulai tahun ajaran 2011/201 harus mulai merintis kelas unggulan. Kelas ini untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar pada sekolah di Kota yang setiap tahun selalu bertambah.
"Jadi, tidak harus mesti ke SMP 1 saja, karena kelas unggulan sudah menyebar. Apalagi, yang di Palaran tak jauh-jauh lagi ke kota,” ujar Walikota Samarinda Syaharie Jaang belum lama ini kepada wartawan.
Menurutnya, ini sebagai langkah awal Samarinda menciptakan pemerataan pendidikan yang bermutu di semua kawasan.
Ia menginginkan setiap sekolah memiliki keunggulan, tapi karena keterbatasan yang dimiliki tidak mungkin dalam waktu yang kilat, menyulap semua sekolah menjadi unggulan.
"Saya rasa program ini sebagai rintisan untuk mempercepat terwujudnya sekolah yang baik dan berkualitas,” tandasnya.
Ia mengaku telah meminta kepada Kadisdik Samarinda Harimurti, untuk mensosialisasikan kepada semua kepala sekolah, dari tingkat SD hingga SLTA tentang masalah ini.
“Masalah sarana dan prasarana nanti akan kita pikirkan, yang penting saat ini kita punya semangat, dan kemauan,” ujarnya lagi.
Dalam upaya mengatasi permasalahan yang mungkin muncul, sebutnya lagi tentu akan dicarikan solusinya, yang penting harus ada keberanian memulainya.
“Saya berharap Dinas Pendidikan, bisa melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim serta merumuskan konsep kelas  unggulan, agar sekolah tidak salah menafsirkan,” katanya.
Ditegaskannya, kelas unggulan tidak identik dengan sekolah yang megah dan mewah serta penuh dengan fasilitasnya, tapi lebih pada sisi karakter pembelajaran yang dibangun sehingga kelas tersebut memiliki ciri khas atau keunggulan dibandingkan dengan kelas lainnya.
Karena itu, lanjutnya, pengembangan kelas unggulan harus mempertimbangkan karakter dan potensi lingkungannya.
“Bisa saja konsep kelas unggulan yang dikembangkan  di daerah yang satu berbeda dengan yang lain. Tergantung situasi dan kondisi sekolah yang bersangkutan,” imbuh walikota.
Sedang untuk sekolah di daerah tertentu yang memiliki keterbatasan, disebutkannya tentu menuntut kreatifitas guru dalam mengembangkan metode dan sistem pembelajaran, termasuk kemampuan sekolah dalam mendorong peran orang tua siswa agar ikut bertanggung jawab terhadap program ini.
“Jadi sekolah juga perlu  mengkomunikasikan masalah ini dengan orang tua siswa agar mereka  merasa  bertanggung jawab atas program ini. Intinya bagaimana sekolah mengupayakan ada kelas yang memiliki karateristik khusus dalam mengembangkan sistem dan model pembelajaran,” katanya. john

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...