Penghijauan Atasi Kerusakan Lingkungan

2011-07-01  06:32:56

SAMARINDA,Dalam upaya mengatasi kerusakan lingkungan di Kaltim, yang perlu dilakukan adalah dengan penghijauan, baik yang dilakukan dinas instansi pemerintah, lembaga maupun pihak swasta khususnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltim.
"Dengan melihat kenyataan seperti ini, maka penghijauan merupakan satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia,"kata Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan  Setdaprov Kaltim HM Sabeni kepada media ini usai membuka  acara  Lokakarya Pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), yang digelar  Kamis (30/6) di Hotel Mesra  Internasional Samarinda.
Menurut Sabeni, penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Ada pula yang mengatakan bahwa penghijauan kota adalah suatu usaha untuk menghijaukan kota dengan melaksanakan pengelolaan taman-taman kota, taman-taman lingkungan, jalur hijau dan sebagainya. Dalam hal ini penghijauan perkotaan merupakan kegiatan pengisian ruang terbuka di perkotaan.
"Dalam suatu penelitian para pakar lingkungan menyebutkan, setiap tahun tumbuh-tumbuhan di bumi ini mempersenyawakan sekira 150.000 juta ton CO2 dan 25.000 juta ton hidrogen dengan membebaskan 400.000 juta ton oksigen ke atmosfer, serta menghasilkan 450.000 juta ton zat-zat organik. Setiap jam 1 ha daun-daun hijau menyerap 8 kg CO2 yang ekuivalen dengan CO2 yang dihembuskan oleh napas manusia sekira 200 orang dalam waktu yang sama,"ujarnya.
Dikatakan, setiap pohon yang ditanam mempunyai kapasitas mendinginkan udara sama dengan rata-rata 5 pendingin udara (AC), yang dioperasikan 20 jam terus-menerus setiap harinya. Setiap 93 m2 pepohonan mampu menyerap kebisingan suara sebesar 8 desibel, dan setiap 1 ha pepohonan mampu menetralkan CO2 yang dikeluarkan 20 kendaraan.
"Oleh karena itu, begitu pentingnya peranan tumbuhan di bumi ini terutama di daerah perkotaan, maka sekali lagi saya tegaskan bahwa penghijauan merupakan suatu kegiatan penting yang harus kita galakkan secara luas di dalam masyarakat dalam rangka mewujudkan Kaltim Green (Kaltim Hijau), sekaligus mendukung bagi terlaksananya pembangunan yang beretika (bermoral) dan berwawasan lingkungan,"kata Sabeni.
Dalam kesempatan tersebut, di imbau dan untuk   diteruslah lakukan penanaman pohon untuk penghijauan ini di seluruh Kaltim, secara berkesinambungan dengan mendapat dukungan dari berbagai pihak serta  masyarakat luas pada umumnya.
"Pertahankan agar pohon yang kita tanam itu akan terus tumbuh selamanya. Mari kita bersama merawat dan menjaganya dari ancaman kerusakan, demi untuk kelestarian alam dan untuk anak cucu di masa yang akan datang,"pungkasnya.mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...