Erau Rencana Dibuka Menbudpar2011-07-01 06:36:41
TENGGARONG, Rencananya, Erau 2011 yang bertajuk Erau Tepong Tawar di Tanah Kutai akan dibuka secara resmi oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik. Pembukaan even tahunan pesta budaya yang masuk dalam agenda nasional tersebut akan dilaksanakan di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang pada 3 Juli 2011. "Kami sudah mengundang Menbudpar untuk hadir sekaligus membuka Erau," kata Ketua Umum Penitia Pelaksana Erau 2011, Haryanto Bachroel di Sekretariat Erau Jam Bentong Tenggarong Kamis (30/6). Hanya saja Haryanto Bachroel belum dapat memastikan apakah menteri yang diundang dapat hadir, karena belum ada jawaban dan dia berharap jawaban dimaksud ada hari ini (Jumat 1/7, red). Mengenai persiapan yang terbilang sangat singkat karena jadwal pelaksanaan Erau yang hanya selisih beberapa hari pasca Penas KTNA, Haryanto Bachroel yang juga Sekretaris Sultan tersebut mengtatakan tidak masalah, khususnya untuk kegiatan kerabat keraton yang bersifat sakral. Pasalnya, kegiatan atau ritual sakral tersebut tidak berbeda dengan ritual pada Erau tahun-tahun sebelumnya dan semua sudah dipersiapkan pihak kerabat. Namun tidak dipungkiri ada beberapa kegiatan luar keraton yang sempat membutuhkan penanganan ekstra, seperti kegiatan kesenian yang membutuhkan tempat atau panggung. Namun semua dapat dirampungkan, termasuk penyiapan sarana dan lokasi pertandingan olahraga tradisional. Undangan keberbagai pihak juga sudah disebarkan, baik di Kukar sendiri maupun di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Kaltim serta undangan untuk tamu Nusantara dan Jakarta. Menurut Haryanto Bachroel, tamu-tamu dari Jakarta itu selain pejabat tinggi negara juga Duta Besar negara sahabat. Sedang tamu yang diundang dari penjuru Nusantara ditujukan bagi Raja dan Sultan serta gubernur, bupati dan walikota yang ada di Indonesia. Ada hal menarik yang sedikit berbeda dengan acara Erau tahun sebelumnya, dimana menurut Haryanto Bahcroel akan ada acara makan bersama Sultan, bupati serta pejabat dengan masyarakat secara lesehan. Cara ini disebut Gelar Serpah, yang digelar dari Jembatan Aji Imbut di perempatan Jalan Diponegoro – Jalan Jenderal Sudirman hingga di Jalan Pattimura Gunung Pedidik dengan panjang hamoir satu kilo meter. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...