Kepala SMAN 9 Langsung Jadi Operator IT

Hari Terakhir PSB Reguler

2011-07-04  04:47:32

BALIKPAPAN,Ada pemandangan yang memprihatinkan terlihat di SMA Negeri 9 jln. Sukarno-Hatta Km. 16 Karang Joang Balikpapan Utara, karena ratusan calon siswa baru sedang ‘mengadu nasib’ di sekolah yang berwawasan linkungan hidup (LH) dan masih terbilang sekolah baru.
Ratusan calon siswa baru yang mengetahui kalau namanya tidak masuk ranking disekolah pilihannya langsung mencabut berkasnya dan mendatangi SMA Negeri 9 dengan harapan bisa masuk sebagai siswa baru disekolah itu, namun dengan harap-harap cemas pula para calon siswa baru itu menunggu jika namanya masuk dalam daftar peringkat yang diumumkan secara terbuka melalui Informatika Teknologi (IT).
Lantai pertama gedung utama SMA Negeri 9 yang bangunannya berlantai tiga itu dijadikan pusat informasi IT Penerimaan Siswa Baru (PSB) dengan teknologi informasi dan tidak tanggung-tanggung yang menjadi operator justru Kepala SMA Negeri 9, Drs, Eddy Effendy, disekitar kepala sekolah berdiri dengan penuh kecemasan ratusan calon siswa baru menunggu dan melihat sendiri apakah namanya masuk dalam daftar kuota dari sekian ratus pendaftar baru itu.
‘’Kami inginkan hasil PSB ini benar-benar transparan, calon siswa baru bisa melihat secara langsung apakah namanya masuk dalam urutan siswa yang diterima atau tidak, jadi tidak ada prasangka yang negative terkait PSB tahun ini, jumlah pendaftar sampai menjelang penutupan PSB mencapai 400 lebih namun yang diterima tidak sebanyak itu,’’ ujar salah seorang guru yang menjadi panitia PSB.
Kepala SMA Negeri 9 Drs. Eddy Effendy, kepada media ini mengatakan kalau sekolah yang dipimpinnya hanya menerima calon siswa baru sebanyak  180 siswa untuk Bina Lingkungan (BL) dan Gakin sedangkan nilai BL tertinggi 73,55 dan terendah 50,05 dan untuk regular kami masih melakukan rangking namun PSB nya akan ditutup pkl. 12.00 Wita Sabtu (2/7) ini.
Ditanya apakah ada calon siswa baru berasal dari daerah lain diluar Balikpapan, Eddy membenarkan, terutama anak-anak dari Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara jumlahnya cukup banyak ada 20 orang namun mereka tidak bisa kami tolak hanya saja PSB nya menggunakan sistim regular kendati ada anak dari keluarga miskin.
‘’Ada juga siswa dari Jawa tapi hanya tiga orang selebihnya dari Samboja, karena jarak rumah tinggal mereka dengan sekolah ini tidak terlalu jauh namun mereka terkena aturan berasal dari luar Balikpapan dan masuk daftar regular juga harus membayar uang pendaftaran Rp. 25.000 dan membayar biaya pendidikan selama satu tahun sebesar Rp. 1 juta/anak/tahun sedangkan anak dari luar Kaltim membayar biaya pendidikan Rp. 2 juta/anak/tahun,’’ ujarnya.
Biaya pendaftaran bagi anak dari luar Balikpapan maupun dari luar Kaltim sudah diatur melalui Perwali dan Juknis, kami tetap menjelaskan kalau ada biaya pendaftaran dan biaya pendidikan selama satu tahun kepada calon siswa baru maupun orang tua anak itu dengan harapan mereka mengatahui lebih awal, kalau setuju kami daftarkan kalau tidak silahkan cari sekolah lain, tambah Eddy lagi.
Dia menambahkan, bagi calon siswa baru yang memang berasal dari Balikpapan tetap kami berlakukan aturan yang ada seperti biaya pendaftaran dan biaya pendidikan gratis, kalau seragam putih-abu-abu kami serahkan kepada orang tua murid, kalau ada siswa yang mau menerima baju bekas dari saudaranya, itupun kami terima tapi kalau seragam olaharaga dan batik tetap harus melalui koperasi sekolah karena itu pesan khusus.
Eddy merinci kewajiban calon siswa baru membayar seragam olahraga dan batik serta kebutuhan lain mencapai Rp. 605.000 terdiri dari baju batik Rp. 70.000, pakaian OR Rp. 130.000, seragam adiwiyata Rp. 160.000, topi Rp. 20.000, dasi Rp. 20.000, lokasi Rp. 11.000, bed sekolah / OSIS Rp. 11.000, foto Rp. 26.000, nama siswa Rp. 12.000.
Selain itu sabuk (Pendeng, red) Rp. 20.000, kartu pelajar dan ATM bank Syariah Mandiri Rp. 25.000, asuransi Jiwa (Bumi Putra) selama 3 tahun Rp. 30.000 dan tabungan atas nama siswa Rp. 30.000, semua itu ditangani Koperasi sekolah ‘’ADIWIYATA’’ SMA Negeri 9.
Ditanya jika nantinya ada calon siswa titipan dari pejabat, Eddy hanya mengatakan kalau PSB tahun ini sudah diatur dalam Perwali dan Jiknis dari Disdik, kami tetap mengacuh pada dua aturan itu, tentunya dengan maksud kami juga melatih masyarakat untuk patuh pada setiap aturan yang ada, jangan kita yang membuat aturan itu tapi kita juga yang menabrak aturan dimaskud.  max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...