PT Memiliki Peran Penting Cetak SDM Berkualitas2011-07-05 22:47:23
Tenggarong, Peran Perguruan Tinggi (PT) dalam meningkatkan daya saing Kualitas Sumber daya Manusia (SDM)Kutai kartanegara, kata Suid Saidi Spd Mpd selaku pembantu Rektor III Unikarta Tenggarong diminta konferamasi Saat meberikan materi Santiaji Kuliah Kerja Nyata (KKN) beberapa hari lalu. “Konsep dan hakikat pendidikan merupakan suatu proses dari usaha dan universal hidup kehidupan oleh manusia , memiliki nilai strategis suatu modal utama atau investasi besar bagi setiap manusia khususnya generasi muda, profesional muda sebagai pemimpinan akan datang, “ papar Suid alumni FKIP Unikarta Tenggarong Jurusan Kurikulum Teknologi Pendidikan (KTP). Berbicara daya saing dan kualitas sumber daya manusia harus memperhatikan beberapa indiator sepetrti, Distribusi/penyebaran penduduk tidak merata, tidak meratanaya kopetensi SDM dengan pasar kerja, Tingkat kepiawaian dari Top Lider sbagai nomor satu pada lembaga yang dipimpin dan juga sum er dana yang diperlukan serta Dukungan pemerintah sangat kuat. “Ada pilar Utama Perguruan Tinggi yang tidak boleh dilupakan dalam meningkatan daya saing kualitas Perguruan tinggu seperti, Human capaital aatau sumber daya manusia, Inovasi Tekonologi,juga kita perlu kader kader terbaik kukar yang memiliki kecerdaan tinggi, kita harus belajar keras,, tetapi juga belajar cerdas, dan beretika, kita masih perlu, penerus bangsa memiliki sikap mental prima, unggul dan berdaya saing tinggi, kemampuan yang tinggi dan handal,” ungkapnya. Jika ingin merubah tentu harus dimulai dari perubahan mendasar dengan skala perioritas adalah pembangunan kualitas SDM melalui pendidikan disini peran serta dan kontribhsi pendidikan dalam melalukan regenerasi peningkatan kualitas daya saing dengan konsisten dan berkel;anjtan , agar kelulusan nantinya benar benar Kualified dan jadi power dibidangnya , sebagai institusi yang mengajarkan kebenaran , menentukan kebenaran dalam membangun nilai nilai baru. “Sudah saatnya perguruan Tinggi melakukan, kata Suidi pertama pencintran diri yang terintegrasi, Secara terus menerus melakukan kreativitas dan inovasin, Meningkatkan relevansi pendidikan baik revasi dan faktor kerja, penyususn Renstra dan renop, untuk memacu taregert yang sesuai dengan indikator kinerja yangd inyatakan dengan kuanlitas dan kualitas serta relevasi/lulusan, bahkan pada prinsif Link dan Match,” kata Suidi. Langkah-langkah pengembangan kualitas dalam perguruan tinggi yaitu, Menanamkan Falsafah kualitas kepada seluruh jajaran baik staf pengajar, peneliti, mahasiswa, staf pelaksana, Manajemen ( Rektor dan Senaat) membimbing dalam menunjukan kepemipinan yang konsisten,Adanya Sistim yang ada dimodifiaksi agar konduktif dengan tujuan peningkatan kualitas serta usaha memberdayakan seluruh staf harus menerus dilakukan. “Pengalaman dalam membangun wacana dan kemampuan penelitian diPerguruan tinggi itu meliputi, Pengambangan kemampuan penelitian henadaknya jadi satu paket sejak SI dan dilanjutkan di S2 dan S3, dalam mempersiapakn skripsi maka unsur riset harus dimasukan oleh para staf pengajar kemudian Memabngkitkan motivaasi peningkatan kualitas melalui mekanisme dan kompetisi tingkat peneltii yang berbada mala sistem kompetisi berbadaa pula tingkatnya,” ujar Suid. Untuk wawasan mutu/kualitas sebuah perguruan Tinggi ini merupakan suatu keharusan didalam era persaingan dan globalisasi, wawasan ” Baru” yang perlu ditetapkan secepatnya, Harus menjadi bagian dari segala proses, baik pemerintah,pendidikan, ekonomi dan sebagainya, Dalam era otonomi daerah kualitas merupakan alat evalusi yang universal, Kualitas didefinsikan sebagai produk yang memenuhi kepuasaan pelanggan/customer. Dengan membentuk manusia yang mengusai ilmu pengetahuan, Tehnologi, Dan Seni juga bertkualitas secara sprittual, Emosional , Intelektual , profesonal dan jiwa interprencer maka tugas pemenrintah harus menempatkan penddiikan sebagai investasi janagka panjang, mengingat kunci pembangunan manusia itui sebagai penerus perjuangan bangsa, berbudi pekerti luhur , berwawasa global.gus
|