Sebaiknya Jembatan Kehewanan Tutup SementaraSelama Pembongkaran dan Perbaikan Jembatan
2011-07-06 23:50:09
SAMARINDA,Rencana pembongkaran serta pengantian rangka Jembatan Kehewanan, memang saat ini sedang diupayakan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Samarinda. Namun selama upaya pembongkaran itu dilakukan, baiknya Jembatan Kehewanan ditutup sementara, paling tidak bagi kendaraan berat yang kerap melintas di jalan tersebut. Upaya penutupan Jembatan Kehewanan itu, tidak terlepas dari kewaspadaan agar tidak memakan jatuh korban jiwa, akibat kondisi Jembatan Kahewanan yang sudah reot, alias mengalami kerusakan yang sangat parah, sehingga dapat membahayakan bagi penggunanya. Menurut Camat Samarinda Kota Marnabas mengatakan, dalam hal ini pihak kecamatan sudah mengusulkan hal yang sama agar Jembatan Kahewanan ditutup sementara. "Tidak ada ruginya juga menutup Jembatan Kahewanan untuk sementara. Menutup bukan berarti melarang warga untuk melintas di atas jembatan, boleh warga melintas asalkan hanya pejalan kaki dan pengendara motor. Sedangkan untuk mobil bisa melintasi Jembatan Arif Rahman Hakim," kata Marnabas, Selasa (5/7). Keberadaan Jembatan Kahewanan sangatlah penting bagi warga yang bermukim di kawasan Jalan Abul Muthalib, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Samarinda Kota. Sebagai prasarana pendukung warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari. "Kalau ditutup permanen, yang rugi pastinya warga sekitar juga. Kecuali penutupan dilakukan lantaran ada proyek pengerjaan pembangunan Jembatan kehewanan yang baru," ujarnya. Walau demikian, tetap menyerahkan segala keputusannya kepada Pemkot Samarinda. Apakah Jembatan Kehewanan yang sudah tua itu harus ditutup atau dibiarkan terbuka, sampai nantinya mulai dilakukan pengerjaan proyek pembongkaran dan pengantian Jembatan Kahewanan yang baru. "Diharapkan kepada pengguna jalan yang kerap melintas di Jembatan Kehewanan, agar berhati-hati. Mengigat kondisi jembatan yang kian memprihatinkan, sehingga berpotensi akan mengakibatkan kecelakaan," pungkasnya. aon
|