MUI Samarinda Merasa Kehilangan Sosok Zainuddin MZ2011-07-06 05:51:42
SAMARINDA, Meninggalnya, da'i sejuta umat yang juga mantan Ketua Umum Partai Bintang Reformasi, KH Zainuddin MZ, Selasa (6/7), yang menghembuskan nafas terakhir pada pukul 10.00 WIB di RS Pusat Pertamina Jakarta, juga mengejutkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda, KH M zaini Na'im. Dia sangat merasa kehilangan sosok pendakwah yang mampu menyejukkan jutaan umat muslim. Meski tak pernah bertemu secara langsung dengan da'i yang selalu memberikan ceramah-ceramah segar ini, namun Zaini Na'im selalu mengikuti perkembangan dari kyai yang lahir di Jakarta 60 tahun lalu itu. "Secara langsung saya tak bertemu dengan beliau (KH Zainuddin MZ, Red). Tapi sebagai umat muslim tentu saya merasa kehilangan. Kita kehilangan pendakwah hebat," kata Zaini, Selasa (6/7) kemarin. Menurutnya, sosok Zainuddin MZ banyak memberikan penyegaran terhadap permasalahan umat. Dia, lanjutnya, pendakwah besar, isinya membuat pencerahan dengan retorika yang baik dan mudah dicerna umat. "Dakwahnya punya arah yang jelas. Sesuai dengan yang diinginkan umat. Ceramahnya segar dan sesuai dengan bahasa umat. Saya ikut berbela sungkawa," tuturnya. Zaini Na'im mengatakan tipe penceramah Zainuddin strateginya bagus. Zaini, memberi catatan khusus bahwa sosok Zainuddin, adalah penceramah besar yang memiliki metode yang tepat bagi umat. "Saya pernah satu 'rumah' saat di PPP dulu. Tapi beliau sangat cerdas menempatkan posisi. Baik sebagai politisi maupun sebagai pendakwah," katanya. Di mata Zaini Na'im, KH Zainuddin MZ, punya kepribadian yang baik, pengetahuannya baik, bicara politik baik. " Terus terang bangsa ini kekurangan pendakwah yang mampu menenangkan umat. Semoga Allah SWT mengampuni dosanya dan menempatkan yang layak di sisiNya," kata Zaini Na'im. Sebagaimana diketahui, KH Zainuddin MZ, menghembuskan nafas terakhir pada pukul 10.00 WIB di RS Pusat Pertamina Jakarta. KH Zainuddin MZ meninggal dunia pada Selasa (5/7) sekitar pukul 9.20. Sebelumnya, Zainuddin sempat pingsan di rumahnya, usai menunaikan salat Subuh. Setelah salat Subuh Zainuddin, pingsan, langsung dibawa ke RS Pertamina. Setelah itu meninggal pukul 09.20 WIB dan dibawa ke kediamannya di Jalan H Aom, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Zainuddin MZ meninggal dunia karena penyakit gula dan jantung. Sebelumnya, dai kondang ini sempat dirawat beberapa hari karena penyakit diabetesnya kambuh. Saat itu juga Zainuddin MZ tengah ditempa masalah dengan Aida Saskia. Meski begitu, meninggalnya Zainuddin MZ cukup mengejutkan keluarga. Karena beberapa hari terakhir, kondisi Zainuddin cukup sehat. aon
|